kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Japfa jajaki ekspor DOC ke Myanmar


Minggu, 05 Juli 2015 / 21:43 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Japfa Comfeed Indonesia menjajaki ekspor day old chicken (DOC) ke Myanmar. Cara ini dapat mengurangi kelebihan produksi DOC yang tengah terjadi di industri perunggasan. Selain juga sebagai cara untuk mendongkrak harga DOC yang saat ini jatuh akibat kelebihan produksi.

Pekan lalu Delegasi dari Livestok Fisheries and Rural Development for Republic of the Union Of Myanmar beserta pelaku bisnis peternakan dan perikanan dari Myanmar menjajaki kemungkinan kerjasama bisnis. Japfa diharapkan dapat memasok supply dari produksi DOC ke Myanmar.

Aung Myat Oo, H.E Deputy Minister of LiveStock Fisheries and Rural Development for The Republic of the Union of Myanmar menyebut, Japfa telah memiliki sertifikasi bebas avian influenza. Tercatat saat ini untuk enam breeding farm dan tiga commercial farm telah tersertifikat bebas avian influenza.

Ke depan, peluang bisnis juga memungkinkan untuk pemenuhan kebutuhan vaksin dari Indonesia. Aung mengatakan, Indonesia bakal menjadi partner Myanmar untuk memasok industri peternakan unggas dan sapi potong.

Harwanto, Executive Vice President Head of feed Division Japfa menambahkan, selain berencana memasok produksi DOC. Industri perunggasan Myanmar juga tertarik untuk belajar penanganan avian influenza dari JAPFA.

"Kami berencana untuk mensertifikatkan pula empat breeding farm dan satu commercial farm di Jawa Timur," tandas Harwanto pada akhir pekan ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×