kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jawa Barat mulai masuk masa tanam padi


Rabu, 22 November 2017 / 18:25 WIB
Jawa Barat mulai masuk masa tanam padi


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia Jawa Barat Musroni mengatakan, beberapa daerah di Jawa Barat seperti Indramayu, Galur, dan Karawang sedang memasuki masa tanam pertama. Karena itu, pasokan gabah di Jawa Barat cenderung sedikit.

"Sekarang baru mau tanam, stok beras sudah tidak. Beberapa daerah memang masih ada panen, tetapi cuma sedikit," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (22/11).

Karena tidak adanya stok, Masroni mengatakan petani tidak mendapatkan keuntungan meski harga gabah mengalami peningkatan drastis. Dia bilang, saat ini haga gabah kering panen di tingkat petani mencapai Rp 7.000 per kg.

Menurut Musroni, hal ini biasa terjadi. Nantinya masa panen akan berlangsung pada Februari hingga Februari. Dalam kondisi normal produktivitas padi bisa mencapai 5-6 ton per hektare. Dimana untuk lahan sawah di Indramayu saja sudah mencapai 114.000 hektare.

Musroni mengatakan, saat ini siklus air di Indramayu sudah normal pada November. Dia pun menjelaskan, masa panen baru selesai pada September lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×