kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Jawa Tengah menggairahkan budidaya udang


Senin, 14 Juli 2014 / 10:48 WIB
Jawa Tengah menggairahkan budidaya udang
ILUSTRASI. Update Harga HP OPPO Termurah Periode Februari 2023


Reporter: Rani Nossar | Editor: Yudho Winarto

KENDAL. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengklaim, program revitalisasi tambak udang di Jawa Tengah mulai membuahkan hasil. Program yang bergulir sejak tahun 2013 ini dipusatkan di sejumlah daerah di Jawa Tengah, antara lain Brebes, Pekalongan, Pemalang, dan Kendal. Program revitalisasi diklaim mampu menggairahkan kegiatan usaha tambak udang di daerah-daerah tersebut. "Bukan hanya hasil panen yang meningkat, tapi juga ada penambahan luas areal tambak," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto, saat meninjau langsung panen udang vaname di Kendal, Jumat (11/7).

Menurut Slamet, dari 20 hektare (ha) tambak percontohan di Brebes, saat ini sudah bertambah menjadi 417 ha. Penambahan luas areal tambak udang juga terjadi di Kabupaten Pemalang. “Dari 20 ha tambak percontohan, saat ini sudah bertambah 60 ha tambak udang mandiri," kata Slamet.

Sementara di Pekalongan, dari awalnya hanya 20 ha tambak percontohan, kini dalam setahun sudah menjadi 720 ha. Program revitalisasi tambak udang ini meliputi teknologi, peralatan, listrik, dan penyuluhan kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×