kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.826   -2,00   -0,01%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jawa Tengah menggairahkan budidaya udang


Senin, 14 Juli 2014 / 10:48 WIB
Jawa Tengah menggairahkan budidaya udang
ILUSTRASI. Update Harga HP OPPO Termurah Periode Februari 2023


Reporter: Rani Nossar | Editor: Yudho Winarto

KENDAL. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengklaim, program revitalisasi tambak udang di Jawa Tengah mulai membuahkan hasil. Program yang bergulir sejak tahun 2013 ini dipusatkan di sejumlah daerah di Jawa Tengah, antara lain Brebes, Pekalongan, Pemalang, dan Kendal. Program revitalisasi diklaim mampu menggairahkan kegiatan usaha tambak udang di daerah-daerah tersebut. "Bukan hanya hasil panen yang meningkat, tapi juga ada penambahan luas areal tambak," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto, saat meninjau langsung panen udang vaname di Kendal, Jumat (11/7).

Menurut Slamet, dari 20 hektare (ha) tambak percontohan di Brebes, saat ini sudah bertambah menjadi 417 ha. Penambahan luas areal tambak udang juga terjadi di Kabupaten Pemalang. “Dari 20 ha tambak percontohan, saat ini sudah bertambah 60 ha tambak udang mandiri," kata Slamet.

Sementara di Pekalongan, dari awalnya hanya 20 ha tambak percontohan, kini dalam setahun sudah menjadi 720 ha. Program revitalisasi tambak udang ini meliputi teknologi, peralatan, listrik, dan penyuluhan kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×