kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jelang Puasa-Lebaran, Ramayana (RALS) Targetkan Penjualan Naik Hingga 4 Kali Lipat


Senin, 05 Februari 2024 / 15:50 WIB
Jelang Puasa-Lebaran, Ramayana (RALS) Targetkan Penjualan Naik Hingga 4 Kali Lipat
ILUSTRASI. Penjualan musim puasa (Maret?April) berkontribusi terhadap sekitar 35%-40% dari target tahunan Ramayana (RALS).


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pengelola department store Ramayana, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) menargetkan penjualan di periode Lebaran tahun 2024 ini bisa mencapai 3-4 kali lipat jika dibandingkan dengan penjualan di bulan normal atau non-Lebaran. 

“Musim puasa dan Lebaran merupakan fokus utama Ramayana untuk dapat mencapai target penjualan tahunan, dimana penjualan musim puasa (Maret–April) berkontribusi terhadap sekitar 35%-40% dari target tahunan Ramayana,” ungkap Vice President Director Ramayana Lestari Sentosa Jane Melinda Tumewu kepada Kontan.co.id, Senin (5/2). 

Untuk mengantisipasi kenaikan ini, RALS juga telah mempersiapkan stok pakaian. Jane menambahkan, pakaian-pakaian tersebut dijamin telah mengikuti tren masa kini, dengan kualitas yang bagus dan dengan harga yang terjangkau sesuai dengan segmen pasar Ramayana.

Memasuki tahun 2024, Ramayana melihat persaingan bisnis fesyen semakin menantang dari jika dibandingkan tahun 2023 lalu. Persaingan ketat ini terjadi baik persaingan dengan gerai-gerai konvensional maupun dengan e-commerce yang memberikan pukulan telak bagi gerai konvensional. 

Baca Juga: Ramayana Lestari Sentosa (RALS) Siapkan Capex hingga Rp 200 Miliar di Tahun 2024

“Ramayana juga menyadari lemahnya daya beli dan tren scale down sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Untuk itu, Ramayana secara berkesinambungan mencari alternatif berbagai barang yang lebih menarik dengan harga yang kompetitif untuk dijual,” ungkap Jane.

Untuk menyiasati persaingan bisnis, Ramayana akan melakukan beberapa kolaborasi produk dengan brand dan seniman lokal, untuk mengangkat seniman lokal agar lebih dikenal luas dan memberikan ruang untuk berkreasi. 

“Kolaborasi seperti ini juga pernah dilakukan oleh Ramayana sebelumnya dengan produk lokal The Popo dan Kamengski di tahun 2020 lalu,” kata dia.

Ramayana Lestari (RALS) meraup laba Rp 254,7 miliar per 30 September 2023. Laba ini turun 14% dibanding periode sama tahun 2022 senilai Rp 298,12 miliar. Sedangkan penjualan dan pendapatan usaha Ramayana berada pada angka Rp 2,14 triliun, turun 10% dari posisi sama tahun sebelumnya di angka Rp 2,4 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×