kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45952,80   9,76   1.04%
  • EMAS1.014.000 -1,46%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

John Riady Sebut Pembangunan IKN Nusantara Perkuat Inklusivitas Ekonomi


Jumat, 02 Desember 2022 / 13:22 WIB
John Riady Sebut Pembangunan IKN Nusantara Perkuat Inklusivitas Ekonomi
 Direktur Eksekutif Lippo Group John Riady Sebut Pembangunan IKN Nusantara Perkuat Inklusivitas Ekonomi.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Direktur Eksekutif Lippo Group John Riady menilai pemindahan ibu kota negara selain membuka banyak peluang bisnis, juga akan menciptakan pemerataan dan memperkuat inklusivitas ekonomi nasional.

John menyebut pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuka area-area dan menampung minat investor.

Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara 28 November lalu mengarahkan jajarannya untuk menampung tingginya minat investor berinvestasi di IKN pasca jajak pasar.

Jokowi memberikan arahan agar area-area di IKN dibuka lagi untuk menampung minat para investor yang tidak tertampung di wilayah 1A. Wilayah 1A adalah wilayah tempat Istana Kepresidenan dan sejumlah kementerian nanti berlokasi.

Baca Juga: CEO Lippo Karawaci (LPKR) Nilai Kesepakatan APEC Dorong Industri Perumahan Kian Hijau

“Sekarang kita buka lagi 1B dan 1C istilahnya. Jadi total daerah dari KIPP atau Kawasan Inti Pusat Pemerintahan itu akan kita langsung buka untuk para investor yang berminat,” ujar Jokowi.

Terkait hal tersebut, John menilai pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur, yang ditempuh pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, sebagai upaya menciptakan pemerataan pembangunan. 

IKN Nusantara secara geografis berada di tengah-tengah negeri kepulauan Indonesia, bisa bermakna kemauan kuat menciptakan keadilan bagi seluruh wilayah.
 
“Pemindahan ibu kota adalah inisiatif yang sangat penting, memastikan pembangunan berjalan merata, serta upaya mengikis ketimpangan sehingga pembangunan berjalan inklusif. Tentunya akan banyak tercipta peluang bisnis, termasuk adanya arahan dari Presiden Jokowi untuk menampung minat investasi,” kata John dalam keterangannya, Jumat (2/12).

Respons positif atas pemindahan ibu kota negara dengan pembangunan di IKN Nusantara sebelumnya juga disampaikan John saat dirinya menjadi salah satu pembicara pada ajang Nikkei Global Management Forum di Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Indef Ramal Ekonomi Indonesia pada Kuartal IV Bakal Melambat, Ini Penyebabnya

Menurut John, selain memiliki geografis yang strategis bagi Indonesia, wilayah Kalimantan dilingkupi berbagai sektor strategis untuk perekonomian nasional. IKN disangga berbagai pusat pertambangan, perkebunan, serta industri lainnya.

Pemerintah juga tidak hanya membuka peluang investasi di wilayah KIPP saja, melainkan juga di area lainnya. Sejumlah wilayah tersebut antara lain wilayah pariwisata, pusat finansial dan ekonomi, wilayah pendidikan, hingga wilayah kesehatan.

Kehadiran IKN, tegas John, bakal lebih mengembangkan wilayah Kalimantan dan sekitarnya. Seiring aktivitas perekonomian yang akan terpacu serta peningkatan populasi, maka kebutuhan berbagai sarana, prasarana, dan layanan publik juga ikut meningkat.

“Untuk mendukung kesuksesan proyek itu, kami akan mendukung dengan berbagai kemampuan kami, entah itu pembangunan rumah sakit atau penguatan sektor kesehatan, serta bisa juga ke arah sektor pendidikan. Kami ingin mengambil bagian dan berkontribusi, serta siap mewujudkan harapan bagi ibu kota baru itu” kata John.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung Complete Three Statement Modeling

[X]
×