Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.140
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Jokowi: Pemerataan infrastruktur yang saling terhubung bisa timbulkan efisiensi

Selasa, 11 Juni 2019 / 22:11 WIB

Jokowi: Pemerataan infrastruktur yang saling terhubung bisa timbulkan efisiensi
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa infrastruktur masih akan diteruskan untuk lima tahun kedepan. Salah satu upayanya saat ini adalah melakukan koneksi antar kawasan ekonomi khusus (KEK) dengan jalan tol yang sudah dibangun pemerintah pusat.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan, pekerjaan besar Indonesia masih soal pemerataan infrastruktur dengan cara melakukan konektivitas antara kawasan infrastruktur dengan kawasan pariwisata, kawasan sentra industri kecil, dan kawasan ekonomi lainnya. "Semua ini tugas dari Pemerintah Provinsi, Kota, dan Kabupaten," ujar dia kepada Tim KONTAN di Istana Merdeka, Selasa (11/6).


Jokowi mengatakan, jika sudah saling terhubung antar kawasan maka akan tercipta efisiensi. Buntutnya, pihak swasta akan memanfaatkan kawasan tersebut. Saat ini pemerintah pusat masih fokus membuat 10 Bali baru. "Tapi saya bilang empat Bali baru dulu saja, Run Way Airport diperpanjang, jalan raya diperbaiki, pasar-pasar kerajinan diperbaiki," ungkap ia.

Dia menjelaskan, setelah semua instrumen kawasan sudah selesai dikerjakan maka produk yang ada bisa dipasarkan atau marketing. "Jangan dibalik, dimarketingi dulu baru perbaiki infrastruktur," ungkap Jokowi.

Kata Jokowi, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok. Di Mandalika saat ini tengah dilakukan penataan kawasan. "Urusan cinderamata di percantik sehingga menjadi sebuah produk yang siap dipasarkan. Termasuk Airport, jalan, pelabuhan, kurang besar ya kerjain. APBN yang keluar itu memberikan dampak income lagi kepada negara," ujar dia. 

Contoh lain misalnya, Candi Borobudur nanti akan ada jalan tol yang menhubungkan Bandara Internasional Yogyakarta dengan tempat pariwisata. Nanti akan ada penataan ulang di kawasan Candi Borobudur. "Di Mandalika, investor senang akan datang, investor sudah bangun. Sehingga ini bergerak. Tanpa kita pemerintah ikut campur membenahi itu," imbuhnya.


Reporter: Azis Husaini
Editor: Azis Husaini
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0512 || diagnostic_web = 0.2587

Close [X]
×