Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) menargetkan laba bersih tumbuh 15% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada tahun 2026 dibandingkan tahun lalu. Perusahaan juga membidik pendapatan mampu tumbuh 5%-10% yoy tahun ini.
Untuk mencapai target tersebut, BOLT menerapkan sejumlah strategi yang berfokus pada ekspansi pasar, diversifikasi bisnis, serta investasi teknologi.
Dari sisi ekspansi pasar, perusahaan disebut akan terus meningkatkan penetrasi pada segmen kendaraan roda dua dan roda empat, sekaligus mempercepat ekspansi ekspor ke Eropa, India, dan Amerika Serikat (AS). Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan pergeseran rantai pasok global yang masih berlangsung.
"Di saat yang sama, kami juga akan memperluas pangsa pasar ekspor bahan mentah (wire rod), khususnya ke kawasan Amerika Utara dan negara-negara yang tengah mencari alternatif pemasok," ujar manajemen BOLT dalam keterangan resmi, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga: Laba bersih Garuda Metalindo (BOLT) Melonjak 63,09% Hingga Kuartal III-2025
Sementara itu, manajemen BOLT menyebut perusahaan melihat potensi pertumbuhan yang besar dari segmen non-otomotif. Ini termasuk alat berat, infrastruktur, dan industri umum. Perusahaan mengaku akan mulai mengembangkan produk aftermarket untuk kebutuhan alat berat.
BOLT juga berencana melengkapi integrasi vertikalnya, khususnya untuk mendukung segmen infrastruktur, melalui pembelian mesin Hot Dip Galvanized baru.
Pada aspek investasi teknologi, BOLT mengalokasikan belanja modal sekitar Rp 60 miliar pada 2026, dengan sekitar 75% diarahkan untuk pengembangan teknologi dan peningkatan efisiensi.
"Fokus utamanya mencakup digitalisasi proses bisnis, automasi, serta berbagai inisiatif efisiensi operasional lainnya," jelas manajemen BOLT.
Langkah ini juga akan diperkuat melalui implementasi otomasi secara bertahap di seluruh pabrik dan penambahan panel surya. Selain itu, optimalisasi penggunaan material dilakukan melalui pengembangan desain dan engineering, serta efisiensi tenaga kerja dan proses produksi.
"Kombinasi antara ekspansi pasar, diversifikasi bisnis, dan investasi teknologi ini diharapkan dapat memperkuat struktur biaya perusahaan, menjaga pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas profitabilitas BOLT ke depan," imbuh manajemen BOLT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













