kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kata Wakil Menteri ESDM Arcandra soal direksi baru Pertamina


Kamis, 13 September 2018 / 11:55 WIB
ILUSTRASI. Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar saat kunjungan ke Saka Energi


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri ESDM yang juga sekaligus Wakil Komisaris PT Pertamina (Persero) Arcandra Tahar mengakui ada perombakan dalam tubuh Pertamina.

"Iya tadi pagi (pelantikannya), saya enggak sempat hadir," ungkapnya saat ditemui di Kantor Kepala Staf Kepresidenan, Kamis (13/9).

Adapun yang dirombak adalah posisi Direktur Keuangan, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko, dan Direktur Mega Proyek Pengolahan Petrokimia.

Mengacu kepada situs resmi Pertamina, Direktur Keuangan saat ini diduduki oleh Pahala N. Mansury. Pahala yang merupakan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk itu menggantikan Arief Budiman.

Kemudian, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko kini dijabat Heru Setiawan. Posisi ini sebelumnya dijabat Gigih Prakoso yang kini sudah menjadi Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Adapun jabatan Heru sebelumnya adalah Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia.

Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia dijabat Ignatius Talullembang. Ia sebelumnya adalah Senior Vice President Project Execution Direktorat Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia.

Menurut Arcandra, perombakkan direksi Peramina ini sudah melewati pertimbangan yang matang oleh Kementerian BUMN . "Tentu sudah," katanya.

Pihaknya juga belum memilikipesan khsuus untuk direksi yang baru. "Saya belum ketemu ya," tutur dia singkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×