kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kebakaran hutan Sumatera, Hexindo tunda distribusi


Minggu, 10 Januari 2016 / 21:54 WIB
Kebakaran hutan Sumatera, Hexindo tunda distribusi


Reporter: Mimi Silvia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kebakaran hutan tahun lalu tidak hanya merugikan industri kertas yang dilarang ekspor oleh beberapa negara tetangga. Namun ini juga menyebabkan ditundanya pengadaan alat berat untuk sektor hutan tanaman industri (HTI) di Sumatera.

Terutama pada daerah yang bencana kabutnya paling parah terjadi di Jambi dan Sumatera Selatan. Akibatnya distributor alat berat, PT Hexindo Adiperkasa Tbk kecipratan malapetaka kabut ini. Penjualan alat berat Hexindo tertahan akibat kebakaran hutan di Sumatera.

Padahal 15% penjualan alat berat sektor HTI ini. Sebagaimana diketahui alat berat yang ini digunakan untuk membuka lahan.

Menurut Djonggi Gultom, Direktur Operasional Hexindo Adiperkasa Hexindo mendapatakan proyek untuk pengadaan alat berat untuk industri HTI ini. Nah, HEXA mendistribusikan alat berat salah satunya ke Sinarmas Group terutama untuk pembuatan pembangkit listrik mulut tambang Sumsel V.

Untuk proyek ini, HEXA telah mendistribusikan 100 unit alat berat dari berbagai macam jenis, salah satunya ekskavator. Adapun ekspansi Sinarmas memerlukan hingga 500 unit alat berat. Nah menurut Djonggi baru sebagian distribusi alat berat ini yang didistribusikan ke Sumatera.

Hexindo akan mendistribusikan alat berat ini tepatnya pada kuartal II tahun ini. Menurut Djonggi perusahaannya hal ini tidak menjadi masalah karena tidak ada perusahaan yang membatalkan pembelian alat berat ini. "Ini hanya ditunda saja, bukan dibatalkan, jadi jumlah distribusi kami pada kuartal II ini akan lebih banyak karena mengirimkan pesanan lama dan baru," ungkap Djonggi kepada KONTAN, Jumat (8/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×