kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.869   80,00   0,45%
  • IDX 6.172   -48,40   -0,78%
  • KOMPAS100 818   -6,94   -0,84%
  • LQ45 617   -8,31   -1,33%
  • ISSI 211   -1,14   -0,54%
  • IDX30 349   -5,96   -1,68%
  • IDXHIDIV20 427   -9,63   -2,21%
  • IDX80 93   -0,82   -0,87%
  • IDXV30 114   -1,07   -0,93%
  • IDXQ30 111   -2,80   -2,45%

Kebutuhan Talenta Meningkat, Korporasi Memperluas Program Beasiswa di 2026


Kamis, 18 Juni 2026 / 17:09 WIB
Kebutuhan Talenta Meningkat, Korporasi Memperluas Program Beasiswa di 2026
ILUSTRASI. ilustrasi dana pendidikan (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui jalur pendidikan tinggi terus meningkat. Sejumlah lembaga dan perusahaan memperluas program beasiswa pada tahun 2026.

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) misalnya menaikkan kuota penerima beasiswa SDM Sawit menjadi 5.000 orang di tahun 2026. Meningkat 25% dibandingkan kuota tahun sebelumnya yang mencapai 4.000 penerima. Kenaikan ini menjadi yang terbesar sejak program tersebut diluncurkan pada 2016.

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah mengatakan, peningkatan kuota untuk memperluas kesempatan pendidikan tinggi sekaligus mendukung kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor perkebunan sawit yang terus berkembang.

"Peningkatan ini komitmen kami untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda Indonesia dalam memperoleh pendidikan tinggi dan menyiapkan SDM unggul yang akan menjadi penggerak industri sawit di masa depan," ujar dia, pekan lalu. 

Hingga 2025, program beasiswa SDM sawit telah menjangkau 13.265 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini menyasar mahasiswa diploma dan sarjana (S1) yang menempuh pendidikan di 42 lembaga pendidikan mitra BPDP. Sasaran penerima meliputi keluarga pekebun, pekerja perkebunan, maupun masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan industri sawit.

Baca Juga: Apindo: Pengusaha Resah dan Khawatir Hadapi Pemadaman Listrik Berulang

Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Iim Mucharam menilai, kebutuhan SDM berkualitas akan semakin penting di tengah tantangan industri sawit yang terus berkembang.

"Kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang membutuhkan dukungan SDM berkualitas. Tantangan industri sawit ke depan semakin kompleks sehingga regenerasi talenta perkebunan harus dipersiapkan sejak sekarang," katanya.

Upaya peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan juga dilakukan oleh sektor lain. Di industri ekonomi digital, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) juga memperluas cakupan program beasiswa Gojek 2026. Jika sebelumnya beasiswa hanya  anak mitra, kini menyasar mitra driver yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana (S1).

Tahun ini, lebih dari 150 mitra driver dan anak mitra yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) menerima beasiswa tersebut. Jumlah penerima meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama Grup GoTo, Hans Patuwo mengatakan perluasan program tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi mitra dan keluarganya.

"Kami paham, di balik setiap perjalanan yang ditempuh teman-teman mitra setiap hari, ada mimpi masa depan yang sedang diperjuangkan," kata Hans, Rabu (17/6). 

Melalui Yayasan GoTo Merah Putih, penerima beasiswa akan menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri unggulan di Indonesia. Sebanyak 54,76% penerima tercatat memilih program studi sains dan teknologi (saintek), sementara 45,24% lainnya mengambil program sosial dan humaniora (soshum).

Ketua Yayasan GoTo Merah Putih, Amelia Callista mengatakan proses seleksi menunjukkan tingginya semangat para mitra dan keluarganya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Kami melihat bagaimana dukungan keluarga menjadi kekuatan utama yang membantu para pendaftar melewati berbagai tantangan dan kegagalan," kata dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×