kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Kemenperin: Ekspor manufaktur Indonesia di semester I-2020 capai US$ 60,76 miliar


Selasa, 21 Juli 2020 / 12:36 WIB
ILUSTRASI. Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Anna Suci Perwitasari

Berikutnya, industri barang galian bukan logam (naik 44,19% dengan nilai ekspor US$ 83,85 juta), industri kendaraan bermotor, trailer, dan semitrailer (naik 37,98% dengan nilai ekspor US$ 223,69 juta), industri pakaian jadi (naik 37,90% dengan nilai ekspor US$ 561,76 juta).

Kemudian ada industri komputer, barang elektronik, dan optik (naik 36,79% dengan nilai ekspor US$ 520,11 juta) serta industri karet, barang dari karet, dan plastik (naik 35,95% dengan nilai ekspor US$ 486,36 juta).

Baca Juga: Naik 15,09% mom, nilai ekspor pada bulan Juni capai US$ 12,03 miliar

Sementara, sektor-sektor yang mengalami peningkatan ekspor di atas 30% dari periode tahun sebelumnya antara lain industri furnitur yang naik sebesar 80,87% dengan nilai ekspor US$ 164,70 juta, kemudian industri farmasi, produk obat kimia, dan obat tradisional (naik 42,41% dengan nilai ekspor US$ 58,37 juta).

Disusul industri pengolahan tembakau (naik 42,38% dengan nilai ekspor US$ 104,23 juta), industri pencetakan dan reproduksi media rekaman (naik 41,38% dengan nilai ekspor US$ 2,55 juta), serta industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki (naik 40,76% dengan nilai ekspor US$ 433,07 juta).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×