kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.515.000   27.000   1,09%
  • USD/IDR 16.760   20,00   0,12%
  • IDX 8.859   111,06   1,27%
  • KOMPAS100 1.218   13,00   1,08%
  • LQ45 860   7,77   0,91%
  • ISSI 321   6,07   1,93%
  • IDX30 442   3,55   0,81%
  • IDXHIDIV20 516   4,55   0,89%
  • IDX80 135   1,55   1,16%
  • IDXV30 142   1,46   1,04%
  • IDXQ30 142   1,34   0,96%

Kementan catat total luas lahan baku sawah saat ini sebesar 7,46 juta hektare


Kamis, 09 Januari 2020 / 14:07 WIB
Kementan catat total luas lahan baku sawah saat ini sebesar 7,46 juta hektare
ILUSTRASI. Petani menanam bibit padi di areal persawahan kawasan Ujung Menteng, Kanal Banjir Timur, Jakarta, Kamis (7/11/2019).


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyelesaikan proses validasi penghitungan ulang luas lahan baku sawah secara nasional. Dari hasil validasi itu, Kementan menemukan total luas lahan baku sawah sebesar 7.463.948 hektare (ha) atau meningkat 358.000 ha.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy mengatakan, hasil validasi akhir dari luas lahan baku sawah adalah 7.463.948 hektare (ha).  "Data luas lahan baku sawah sudah selesai divalidasi," ujar Sarwo kepada Kontan, Rabu (8/1).

Baca Juga: Kementan dan Kemendag Sinkronkan data pangan untuk acuan impor

Luas lahan tersebut bertambah sekitar 358.000 ha apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu sebesar 7.105.000 ha. Data final ini juga telah mencakup seluruh provinsi di Indonesia.

Sarwo mengatakan bahwa hasil validasi akhir tersebut rencananya akan diumumkan di bulan Januari ini. Ke depannya, data luas lahan ini akan menjadi akan menjadi rujukan yang disepakati bersama sebagai dasar kebijakan di bidang perberasan.

Dalam proses validasi luas baku lahan sawah, setidaknya ada enam lembaga yang terlibat. Di antaranya adalah Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), serta Badan Pusat Statisik (BPS).

Baca Juga: Syahrul Yasin Limpo dukung program satu juta ternak sapi bali




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×