kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.542   42,00   0,24%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kementan Jadi Mediator Smart dan Green Peace


Senin, 10 Mei 2010 / 08:46 WIB


Reporter: Amailia Putri Hasniawati |

JAKARTA. Kementerian Pertanian akan menjadi mediator untuk menyelesaikan perseteruan yang terjadi antara PT Sinar Mas Agro Resources & Technology Tbk ( SMART) dengan Greenpeace terkait lahan sawit.

“Kita akan mempertemukan Green Peace dan SMART, sudah ada daftar yang kita dapat dari Green Peace, tapi saya belum lihat detail poin-poinnya,” kata Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi akhir pekan lalu.

Menurut Bayu, Green Peace tidak membidik komoditas sawitnya, tetapi deforestasi akibat ekspansi perusahaan sawit, terlebih deforestasi yang tidak mengikuti aturan-aturan.

Bahkan, imbuh Bayu, Green Peace mengusulkan kepada Menteri Pertanian agar para pengusaha sawit dapat menanam sawit di bekas lahan hutan yang sudah gundul. lebih baik ditanami sawit dibandingkan dibiarkan ditanami alang-alang,

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×