CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Kementerian ESDM Instruksikan Penghentian Pengeboran di PLTP Sorik Marapi


Senin, 25 April 2022 / 14:40 WIB
ILUSTRASI. PLTP Sorik Marapi. DOK PLN


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menginstruksikan penghentian kegiatan pengeboran di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi.

Sebelumnya, insiden kebocoran gas dikabarkan terjadi pada area pengeboran di PLTP Sorik Marapi oleh PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) pada Minggu (24/4). "Surat permintaan penghentian sementara kegiatan pengeboran dan uji alir di SMGP sudah kami sampaikan kemarin," kata Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM Harris kepada Kontan, Senin (25/4).

Harris memastikan, investigasi atas insiden yang terjadi saat ini masih dilakukan oleh Kementerian ESDM. Untuk itu, ia pun belum bisa merinci lebih jauh soal detail insiden. Kendati demikian, Harris memastikan, insiden kebocoran gas dipastikan tidak terkait langsung dengan PLTP yang sedang berproduksi. Untuk itu produksi dan suplai listrik tetap berjalan normal.

Baca Juga: Selama Harga Listrik dari Panas Bumi Tak Ekonomis, Investasi PLTP Sulit Berkembang

Harris menegaskan, sejumlah upaya tetap dilakukan Kementerian ESDM dalam mendorong pengembangan panas bumi. "Implementasi dan pengawasan regulasi terkait Keselamatan, Kesehatan Kerja & Lindungan Lingkungan (K3LL) dan kaidah teknik panas bumi akan ditingkatkan," jelas Harris.

Selain itu, pemerintah bakal tetap mendorong investasi panas bumi dengan peningkatan iklim investasi, penambahan jenis insentif, hingga penyempurnaan regulasi terutama terkait harga Energi Baru Terbarukan (EBT).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×