kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kementerian Pertanian Akan Membatasi Realisasi Impor Gula


Senin, 11 Januari 2010 / 16:42 WIB
Kementerian Pertanian Akan Membatasi Realisasi Impor Gula


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Wakil Menteri Pertanian, Bayu Krisnamurthi menyatakan, Kementerian Pertanian akan membatasi realisasi impor gulasebanyak 200 ribu ton pada bulan Januari. Langkah itu dilakukan agar sisa kuota ekspor sebanyak 500 ribu ton sampai April itu bisa direalisasikan pada bulan berikutnya. "Mudah-mudahan jumlah ini cukup," kata Bayu disela-sela pertemuan Indonesia Economic Development Cooridor di Jakarta. (11/1).

Ia menyatakan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) harus membatasi realisasi masuknya gula dalam bulan Januari ini. Menurut Bayu, jika realisasinya berlebih maka dia meminta pengapalannya diatur supaya gula tersebut bisa masuk ke Indonesia di bulan Februari.

Sementara itu sumber KONTAN menilai, pembatasan masuknya gula di bulan Januari itu dilakukan oleh Kementerian Pertanian bertujuan untuk mengurangi kenaikan dampak harga gula international. Pasalnya, sewaktu Indonesia mengumumkan impor membuat harga gula dunia naik tinggi. "Maka itu Kementerian Pertanian membatasi waktu impornya," kata sumber.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×