kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kemtan larang impor unggas dari 7 negara


Selasa, 13 Desember 2016 / 20:17 WIB
Kemtan larang impor unggas dari 7 negara


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Badan Karantina Kementerian Pertanian (Kemtan) melarang masuknya unggas dan produk unggas segar dari negara yang terjangkit wabah flu burung. Ada tujuh negara yang dinyatakan terlarang mengekspor unggas ke Indonesia yakni Rumania, Jepang, Belanda, Prancis, Finlandia, India dan Swedia.

Instruksi tersebut dikeluarkan Kepala Badan Karantina Banun Harpini pada 30 November 2016 lalu kepada Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Karantina Pertanian (UPT KP).  "Untuk semua jajaran Karantina agar melakukan tindakan penolakan terhadap pemasukan unggas dari negara-negara tersebut khususnya di pelabuhan dan bandara," ujar Banun seperti dikutip dari surat salinan larangan impor yang diperoleh KONTAN.

Namun pelarangan ini dikecualikan untuk impor produk unggas segar berupa hatching eggs (HE) dan telur specified pathogen free (SPF). Banun juga meminta agar semua proses pemasukan dan pengeluaran unggas di Indonesia dilakukan sesuai dengan peraturan menteri pertanian nomor 37 tahun 2014 tentang tindakan karantina hewan.

Banun meminta agar terhadap media pembawa Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) yang akan transit di negara-negara sedang wabah harus memperoleh persetujuan dari kepada badan karantina pertanian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×