kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.889.000   43.000   2,33%
  • USD/IDR 16.819   -15,00   -0,09%
  • IDX 6.282   28,39   0,45%
  • KOMPAS100 897   4,71   0,53%
  • LQ45 707   0,00   0,00%
  • ISSI 195   1,61   0,84%
  • IDX30 373   -0,23   -0,06%
  • IDXHIDIV20 451   -0,65   -0,14%
  • IDX80 102   0,45   0,44%
  • IDXV30 107   0,67   0,63%
  • IDXQ30 122   -0,67   -0,55%

Kesiapan venue Piala Dunia FIFA U-20 membutuhkan anggaran hingga Rp 300 miliar


Jumat, 31 Januari 2020 / 12:46 WIB
Kesiapan venue Piala Dunia FIFA U-20 membutuhkan anggaran hingga Rp 300 miliar
ILUSTRASI. Suasana Stadion Pakansari di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/10/2019). Stadion Pakansari menjadi salah satu dari 10 stadion yang diajukan PSSI pada FIFA sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. ANTARA . ANTARA FOTO/Yul


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Kementerian PUPR bersama dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Pemerintah Daerah telah melakukan preliminary assessment (penilaian awal) terhadap enam stadion yang telah dipilih FIFA.

Tiga stadion yang siap digunakan yakni Stadion GBK Jakarta, Stadion Pakansari Bogor dengan perbaikan minor, dan Stadion Manahan Surakarta dengan perbaikan minor.

Sementara tiga stadion lainnya perlu dilakukan perbaikan. Stadion Mandala Krida di Yogyakarta perlu perbaikan di antaranya adalah lampu glare dengan minimal ketinggian 35 meter dari existing 28 meter, melanjutkan penggantian single seat, re-layout area barat, penambahan mekanikal dan elektrikal termasuk AC dan genset serta re-layout mix zone (media dengan pemain).

Baca Juga: Zinedine Zidane digadang-gadang akan menukangi timnas Prancis

Perbaikan Stadion Bung Tomo di Surabaya di antaranya meliputi pembebasan lahan, penambahan warming up area indoor, peningkatan lampu terpasang dari 1.200 lux menjadi 2.400 lux, penggantian jenis rumput Japonica menjadi Matrella, rekayasa akses untuk pemain, media dan penonton, penambahan ruang ganti sesuai standar FIFA, dan rehabilitasi pagar agar tidak bisa terjangkau oleh penonton.

Untuk Stadion I Wayan Dipta di Kabupaten Gianyar Bali, perbaikan yang perlu dilakukan di antaranya adalah penambahan ruang ganti menjadi empat, penambahan single seat sesuai standar FIFA, pemasangan pagar pada ring luar stadion, penambahan daya lampu, pemasangan rain gun untuk penyiraman rumput dan penyiapan aspek legal stadion IMB dan SLF.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×