kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.974   -39,00   -0,22%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kinerja operasional emiten jasa pertambangan batubara bervariasi di tahun lalu


Sabtu, 08 Februari 2020 / 06:50 WIB


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

Kendati demikian, volume OB DEWA baru merefleksikan 95,25% dari target di tahun lalu yakni sebesar 125,7 juta bcm. Setali tiga uang dengan volume coal getting DEWA yang setara dengan 99,65% dari target awal perusahaan sebesar 17 juta ton.

Corporate Secretary & Chief Corporate Service Officer DEWA Mukson Arif Rosyidi pada saat itu mengaku, harga batubara global yang cenderung mengalami pelemahan mempengaruhi realisasi kinerja operasional perusahaan.

Baca Juga: Bukit Asam (PTBA) belum akan akusisi tambang batubara dalam waktu dekat

PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) justru mengalami penurunan volume OB sebesar 3% (yoy) menjadi 380,1 juta bcm pada akhir tahun lalu. Namun, hasil tersebut masih sejalan dengan target awal perusahaan di kisaran 380 juta—420 juta bcm.

Head of Investor Relations DOID Regina Korompis mengonfirmasi, penurunan tersebut akibat adanya perubahan target produksi dari perusahaan pemilik tambang batubara yang menjadi pelanggan DOID. Hal ini seiring volatilitas harga batubara yang begitu cepat.

Untungnya, di tahun lalu pula DOID masih sanggup mengeduk batubara sebanyak 50 juta ton atau tumbuh 18% (yoy).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×