kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kinerja produsen batubara kalori tinggi dan kokas masih moncer di semester I 2019


Kamis, 01 Agustus 2019 / 21:32 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

Analis Jasa Capital Utama Sekuritas Chris Apriliony memproyeksi bisnis batubara kokas masih cukup baik karena harga jual yang tergolong tinggi, walau tetap terkena dampak penurunan harga batubara.

"Untuk penurunan harga batubara sendiri coking coal akan ikut turun, tetapi karena margin yang cenderung lebih tinggi sehingga perusahaan seharusnya masih dapat profit, hanya saja akan berkurang," ungkapnya pada Kontan.

Baca Juga: Semester I 2019, laba Bumi Resource (BUMI) anjlok 42,9%

Lebih lanjut, ia bilang meski harganya tergolong lebih tinggi, akan tetapi cadangan batubara kokas ini tidak banyak sehingga volume penjualannya juga masih rendah.

Ia menambahkan batubara kokas juga kebanyakan terletak pada daerah yang sedikit dalam sehingga penambangannya juga membutuhkan biaya yang lebih tinggi.

"Batubara kokas ini mempunyai nisbah kupas yang tinggi dengan volume yang cenderung lebih sedikit dibandingkan batubara biasanya tetapi harga jualnya lebih tinggi," pungkasnya.

Baca Juga: Penjualan batubara Harum Energy (HRUM) naik 6,5% di semester I 2019

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×