kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.730   62,00   0,35%
  • IDX 6.087   -7,98   -0,13%
  • KOMPAS100 800   -4,11   -0,51%
  • LQ45 613   -3,76   -0,61%
  • ISSI 214   -0,28   -0,13%
  • IDX30 351   -1,47   -0,42%
  • IDXHIDIV20 434   -5,26   -1,20%
  • IDX80 92   -0,41   -0,44%
  • IDXV30 120   -0,81   -0,67%
  • IDXQ30 114   -1,60   -1,38%

KKP Bidik Pasar MBG dan Ritel Modern untuk Serap Hasil Perikanan Nelayan


Jumat, 22 Mei 2026 / 10:36 WIB
KKP Bidik Pasar MBG dan Ritel Modern untuk Serap Hasil Perikanan Nelayan
ILUSTRASI. KKP Tawarkan Peluang Hilirisasi Perikanan di IABF 2024 (KKP/dok). KKP Bidik Pasar MBG dan Ritel Modern untuk Serap Hasil Perikanan Nelayan


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai memperluas pasar produk perikanan dari program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dan budidaya tematik bioflok dengan menyasar rantai pasok program makan bergizi hingga ritel modern. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan hasil produksi nelayan dan pembudi daya terserap pasar secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan business matching di KNMP Poncosari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, KKP mempertemukan pengelola KNMP, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), UMKM, supplier lokal, hingga ritel modern.

Dari pertemuan tersebut, teridentifikasi potensi transaksi sekitar Rp1,84 miliar dengan komoditas utama berupa udang, nila, dan lele. Produk-produk itu diproyeksikan memasok kebutuhan pangan bergizi masyarakat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui jaringan SPPG.

Baca Juga: KKP Gandeng E-Commerce, Dorong Literasi Digital & Keuangan Pengelola Kampung Nelayan

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Machmud mengatakan kegiatan tersebut menjadi upaya memperluas akses pasar bagi pelaku usaha perikanan di kawasan KNMP dan budidaya tematik.

Menurut dia, penguatan pasar menjadi bagian penting dalam pembangunan ekosistem usaha perikanan agar rantai pasok dari hulu hingga hilir berjalan berkelanjutan.

"Sinergi ini bukti bahwa kita bersama-sama bisa mendukung program penyediaan pangan bergizi berbasis protein ikan bagi masyarakat," ujar Machmud dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan itu melibatkan tiga KNMP, tiga KDMP, lima yayasan mitra Badan Gizi Nasional (BGN) yang menaungi sekitar 40 SPPG, lima UMKM, dua supplier lokal, serta ritel modern Superindo.

Direktur Pemberdayaan Usaha KKP Catur Sarwanto mengatakan pengembangan KNMP dan budidaya tematik tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga memastikan kawasan tersebut produktif dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Bukan hanya pembangunan sarana, tapi bagaimana memastikan kawasan tersebut produktif, beroperasi secara berkelanjutan, dan benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," kata Catur.

Dalam forum business matching tersebut, sejumlah pelaku usaha juga mulai menjajaki kerja sama bisnis jangka panjang yang ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI).

Baca Juga: KKP Catat Ekspor Perikanan Tembus Rp 16,7 Triliun hingga Jelang Lebaran 2026

Salah satu kerja sama yang tercapai yakni akses pasar antara mitra SPPG Berkah Nila Jaya dengan empat KDMP budidaya tematik di wilayah Yogyakarta, meliputi KDMP Argomulyo Bantul, KDMP Gadingsari Bantul, dan KDMP Tamanmartani Sleman.

Selain itu, penjajakan kerja sama juga dilakukan antara KNMP Poncosari dengan Superindo, KNMP Kertajayan dengan Superindo, hingga sejumlah KDMP dan UMKM dengan yayasan mitra BGN.

KKP menyatakan akan memantau realisasi transaksi dan kontinuitas pasokan hasil perikanan dari KNMP maupun KDMP budidaya tematik agar kerja sama yang terbangun dapat berjalan berkelanjutan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan KKP terus memperkuat ekosistem usaha perikanan melalui perluasan akses pasar, penguatan kemitraan, dan peningkatan daya saing produk perikanan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penyediaan pangan bergizi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×