kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

KKP Gandeng E-Commerce, Dorong Literasi Digital & Keuangan Pengelola Kampung Nelayan


Senin, 13 April 2026 / 21:25 WIB
KKP Gandeng E-Commerce, Dorong Literasi Digital & Keuangan Pengelola Kampung Nelayan
ILUSTRASI. KKP gandeng platform e-commerce untuk memperluas akses pasar (KKP/dok)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng platform e-commerce untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan literasi keuangan para pengurus Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 

Kolaborasi ini dikemas melalui webinar nasional bertajuk “Dari Literasi Keuangan ke Pasar Digital: Strategi Usaha Perikanan Naik Kelas”.

Kegiatan tersebut mendorong para pengurus koperasi dan pelaku usaha perikanan untuk memperkuat kemampuan mengelola usaha secara profesional, sekaligus menghasilkan produk yang lebih berdaya saing di pasar digital.

Baca Juga: IdEA Pantau Penyesuaian Biaya Admin E-Commerce, Pastikan UMKM Tak Terbebani

Pelaksana tugas Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Machmud, menegaskan bahwa penguatan kapasitas pelaku usaha menjadi kunci agar sektor perikanan tidak hanya meningkat dari sisi produksi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir.

“Tantangan utama bukan hanya produksi, tapi pengelolaan usaha,” kata Machmud dalam keterangannya seperti dikutip Senin (13/4/2026)..

Ia menilai, literasi keuangan dan pemanfaatan platform digital menjadi faktor penting bagi UMKM pesisir agar usaha lebih tertata, memiliki nilai tambah, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.

Machmud juga menekankan bahwa penguatan tidak berhenti pada kegiatan daring, tetapi akan dilanjutkan dengan pendampingan langsung di lokasi KNMP agar implementasi di lapangan lebih efektif. 

Baca Juga: Strategi Ramadan Dorong Penjualan Brand di E-Commerce Melejit

Ia menyebut langkah sederhana seperti pemisahan keuangan usaha dan pribadi serta pencatatan transaksi rutin sebagai fondasi dasar literasi keuangan.

“E-commerce kini bukan pilihan, tapi kebutuhan,” ujarnya.

Dari sisi industri digital, Shopee Indonesia menyatakan dukungannya terhadap langkah KKP tersebut. Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, Satrya Pinandita, mengatakan kolaborasi ini sejalan dengan upaya meningkatkan kapasitas digital pelaku UMKM.

“Ini sejalan dengan komitmen kami,” kata Satrya.

Baca Juga: Nilai Transaksi E-Commerce Ramadan di Tahun Ini Lebih Moderat, Tapi Lebih Sehat

KKP juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai platform digital lain guna memperluas akses pasar dan memperkuat ekosistem usaha perikanan di tingkat desa.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa pembangunan KNMP diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan usaha dan penciptaan nilai tambah, bukan hanya peningkatan produksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×