kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kominfo masih hitung tarif bawah industri


Senin, 24 Juli 2017 / 16:53 WIB
Kominfo masih hitung tarif bawah industri


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) masih menunggu waktu untuk mengabulkan permintaan Indosat perihal mengatur batas tarif bawah industri telekomunikasi.

Menurut Menteri Kominfo (Menkominfo) Rudiantara pihaknya tengah berhitung tentang yield dan formula penentuan tarif bawah. Menurutnya Kominfo harus mengkaji bersama Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan berbagai pihak dulu.

"Kami harus duduk bersama berbagai pihak dulu. Pemerintah sangat mendukung agar industri ini sustain. Kalau industrinya tidak sustain, lalu layanannya jelek dan tak mau membangun gimana?" kata Rudiantara di Komplek DPR RI, Senin (24/7).

Rudiantara bilang banyaknya operator yang mulai menjerit karena aksi banting harga bukan karena tak diaturnya tarif bawah oleh pemerintah. Ia melihat, perang tarif memaksa operator sehingga tak mengukur kemampuan. Inilah yang membuat operator makin menjerit.

"Ini masalah behaviour, yang rasional saja berkompetisi itu. Jangan keterlaluan potong harga. Kalau tidak ada return, siapa yang mau bangun dan pelihara jaringan,"paparnya.

Terkait rencana pengaturan tarif bawah, Rudiantara menyatakan belum berencana memanggil operator pelaku pasar telekomunikasi untuk menyelesaikannya. Menurutnya pihaknya mesti menyelesaikan kajian bersama institusi lainnya dulu.

"Tunggu dulu lah. Saya bicarakan dulu dengan pihak terkait seperti Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan KPPU,"pungkasnya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×