kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Konsumsi listrik dan industri ditaksir anjlok, pasar batubara domestik kian ketat


Kamis, 04 Juni 2020 / 15:32 WIB
Konsumsi listrik dan industri ditaksir anjlok, pasar batubara domestik kian ketat
ILUSTRASI. Tambang batubara milik Kaltim Prima Coal, Sangatta, Kalimantan Timur


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

Dihubungi terpisah, Ketua Indonesian Mining and Energy Forum (IMEF) Singgih Widagdo mengatakan, penurunan konsumsi batubara domestik menjadi hal yang logis di tengah imbas dari pandemi virus corona (Covid-19). Sebab, lesunya industri dan juga konsumsi listrik yang anjlok, merupakan suatu kondisi yang saling terkait.

"Jelas kebutuhan batubara domestik turun. Bukan saja sektor kelistrikan, sektor industri yang mengkonsumsi batubara cukup besar yaitu semen, juga mengalami tekanan. Ini berpengaruh pada kebutuhan batubara nasional," ungkap Singgih.

Baca Juga: Pasar dan harga kian tak menentu, produsen batubara rombak rencana kerja

Menurutnya, kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap bisnis batubara Indonesia. Dia membeberkan, dalam kondisi pasar domestik yang lesu, semestinya perusahaan batubara bisa menyasar pasar ekspor. Sayangnya, ketergantungan batubara Indonesia terhadap pasar China dan India membuat optimalisasi pasar ekspor pun sulit untuk dicapai.

"Indonesia telah terjebak sejak awal, pasar ekspor cuma China dan India yang hampir mengambil 50% dari total produksi nasional. Dengan produksi yang cukup tinggi tentu kompetisi antar perusahaan tambang akan lebih berat," sebut Singgih.

Apalagi pasar China mapun India masih tertekan efek pandemi Corona. Dari sisi konsumsi belum pulih, dan dari sisi penggunaan batubara keduanya memilih untuk mengoptimalkan penggunaan batubara dari dalam negerinya.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×