kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Konvergensi jaringan optik, Telkom gandeng Alcatel


Kamis, 02 September 2010 / 16:17 WIB
Konvergensi jaringan optik, Telkom gandeng Alcatel


Reporter: Gentur Putro Jati |


JAKARTA. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menganggarkan Rp 170 miliar untuk mempercayakan pembenahan jaringan backbonenya kepada penyedia jaringan Alcatel-Lucent (ALU).

"Kami mengeluarkan investasi Rp 170 miliar dari belanja modal 2010 untuk mengkonvergensi IP dan jaringan-jaringan optik. Serta untuk meningkatkan lalu lintas data dan menyederhanakan jaringan," kata Eddy Kurnia, VP Public Relation and Marketing Communication Telkom, Kamis (2/9).

Tahun ini Telkom menganggarkan belanja modal sebesar Rp 20,6 triliun, atau lebih tinggi 6,25% dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 19,2 triliun.

Executive General Manager Divisi Akses Telkom Muhammad Awaluddin menambahkan ALU akan membenahi Node Metro Etehernet untuk area Jakarta, Sumatera, Jawa Barat, dan Kalimantan.

"Program konvergensi jaringan dilakukan sejak 2007 dan sebagian besar sudah selesai. Selain ALU, vendor lain yang kami percayakan adalah Huawei dan Tellabs," ungkapnya.

Menurut Awaluddin, tujuan melakukan konvergensi adalah untuk meningkatkan kapasitas backplane Metro Ethernet Transport Telkom sehingga mampu melewati 200 Gbps dari kapasitas saat ini 10 Gbps. Metro Ethernet Transport digunakan sebagai penghubung antara infrastruktur layer access sampai ke layer backbone, dan IP core
network.

Head of Alcatel-Lucent Activity in Indonesia Frederic Chapelard menjelaskan, solusi Converged Backbone Transformation (CBT) milik ALU dapat mengatasi tantangan-tantangan operasional dan konsumsi energi yang diakibatkan dari peningkatan lalu-lintas, sambil menyederhanakan pengelolaan dari perangkat jaringan yang ada.

"Solusi IP dan optik kami yang terpadu memberikan sebuah arsitektur baru bagi Telkom yang akan secara drastis menurunkan biaya transport yang dapat dipercaya dari lalu-lintas ber-volume tinggi sambil memberikan platform yang kuat untuk memulai dan mendukungan layanan baru yang inovatif," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×