kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kualitas teh jadi andalan persaingan dengan asing


Senin, 27 November 2017 / 20:08 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdagangan bebas tak bisa dihindari. Petani teh juga diharapkan berbenah agar dapat persaing. 

"Masuknya perdagangan bebas berpengaruh bagi teh. Petani harus dapat bersaing," Ketua Asosiasi Petani Teh Indonesia (Aptehindo), Endang Sopari kepada Kontan.co.id, Senin (27/11).

Dia bilang, saat ini perdagangan bebas belum terlalu berpengaruh ke sektor teh. Tapi, tetap saja, kualitas teh lokal harus ditingkatkan. 

Persaingan tersebut juga akan mepengaruhi harga teh. Saat ini harga teh dianggap masih stabil. Endang bilang harga teh di tingkat petani sebesar Rp 2.400 per kilogram (kg). Penjualan ini dilakukan ke pihak pabrik, sebelum diolah dan dijual kembali, baik ke dalam maupun ke luar negeri.

Memasuki musim hujan, produktivitas diperkirakan akan terlihat. Tanaman teh, dikatakan Endang, memang produktif saat memasuki musim hujan. Oleh karena itu, produksi teh akan meningkat setelah sebelumnya musim kemarau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×