kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Kuasai pasar 30%-40%, Voksel terus genjot produksi


Jumat, 21 Oktober 2016 / 23:34 WIB


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

JAKARTA. Dalam 15 tahun ke depan, investasi penyediaan tenaga listrik di Indonesia diperkirakan sekitar US$ 154 miliar. Sedangkan kebutuhan pembangunan jaringan telekomunikasi fiber optic sebesar 5,4 juta homepass per tahun.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT. Voksel Electric,Tbk sebagai pabrikan utama  kabel power dan telekomunikasi  terus menggenjot kapasitas produksi. Untuk kabel power aluminium sekitar 6,000 ton per bulan,  power cable – copper 2,000 ton per bulan. Sedangkan  kabel fiber optik, Voksel mampu menyerap pemakaian fiber core sebanyak 150.000 sckm per bulan. Saat ini segmentasi pasar power kabel Voksel terbesar adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN), beberapa perusahaan BUMN dan kontraktor swasta baik lokal maupun internasional. Sedangkan di  pasar ritel, Voksel menguasai sekitar 30%-40 %.

Selain pasar dalam negeri, Voksel juga membidik pasar ekspor.  Volume power cable yang di ekspor pernah mencapai 40% dari total penjualan dalam beberapa tahun terakhir. Total ada 60 tujuan ekspor, seperti Brunei, Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Srilanka, Myanmar, Hong Kong, India, Bangladesh, Jepang, Dubai, Abu Dhabi, Mauritius, Nigeria, Sudan dan Ethiopia. Untuk fiber optik,  pasar terbesar  Voksel adalah PT Telkom Indonesia yaitu 70%, dan non Telkom sebesar 30%.

Seiring  peraturan pemerintah agar memenuhi kebutuhan industri listrik dalam negeri dengan penggunaan produksi dalam negeri secara optimal, kabel Voksel memperoleh sertifikat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dari Kementrian Perindustrian. “Konten lokal menjadi salah satu kekuatan kami terutama untuk produk konduktor yang berkaitan langsung dengan program 35.000 MW. Produk konduktor kami sudah mencapai TKDN 95%,” ungkap David Lius, Presiden Direktur Voksel dalam rilis, Jumat (21/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×