kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Laba Bersih Mega Perintis (ZONE) Turun 6,7% di Kuartal I-2023, Ini Penyebabnya


Selasa, 13 Juni 2023 / 19:54 WIB
Laba Bersih Mega Perintis (ZONE) Turun 6,7% di Kuartal I-2023, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. Laba Bersih Mega Perintis (ZONE) Turun 6,7% di Kuartal I-2023


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten yang bergerak di bidang ritel fashion PT Mega Perintis Tbk (ZONE) mencatatkan revenue mencapai Rp 152,8 miliar di kuartal I-2023. Jumlah ini naik 20,4% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022 sebesar Rp 126,9 miliar. 

Sementara itu, laba bersih berjumlah Rp 18,3 miliar atau turun 6,7% dibandingkan dengan kuartal I-2022 yang sebesar Rp 19,6 miliar.

Direktur Mega Perintis Luki Rusli mengatakan dibanding kuartal I-2022, net profit yang di bukukan pada kuartal I-2023 masih belum sesuai target. Hal ini dikarenakan adanya kenaikan biaya-biaya operasional khususnya biaya toko atau rental. 

Baca Juga: Mega Perintis (ZONE) Incar Penjualan Rp 770 Miliar pada 2023, Begini Strateginya

“Selain itu service charge kami cukup agresif membuka beberapa gerai-gerai baru sebelum hari raya lebaran sehingga terdampak pada kenaikan biaya langsung toko-toko kami,” kata dia dalam paparan Public Expose, Selasa (13/6). 

Lebih lanjut, Luki mengatakan di tahun lalu ZONE masih mendapatkan support atau kelonggaran biaya rental toko dari pihak Manajemen Mall akibat dampak pandemi Covid-19 varian omicron. Sehingga pada kuartal I-2023, Indonesia sudah resmi menutup berbagai kebijakan pandemi Covid-19 terutama di mall. 

 

Selain itu, penurunan laba juga terjadi akibat adanya peningkatan biaya advertising & marketing terjadi seiring dengan pertumbuhan penjualan di channel online. Di sisi lain peningkatan biaya tersebut turut berkaitan dengan upaya ZONE untuk meningkatkan brand image brand-brand Perseroan.

Namun demikian, ZONE tetap optimis menargetkan penjualan tembus Rp 770 miliar dan laba bersih capai Rp 83 miliar di tahun 2023. 

Target kinerja itu diharapkan masing-masing tumbuh hingga 15% daripada pencapaian di tahun 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×