kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Lewat FolaPlay, IRSX Garap Peluang Bisnis Besar dari Piala Dunia 2026


Jumat, 12 Juni 2026 / 21:18 WIB
Lewat FolaPlay, IRSX Garap Peluang Bisnis Besar dari Piala Dunia 2026
ILUSTRASI. Folago (IRSX) Kantongi Izin OTT Piala Dunia 2026, Gandeng TVRI dan Surge (WIFI) (KONTAN/Yuliana Hema)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gelaran Piala Dunia FIFA 2026 menjadi momentum bagi PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) untuk memperluas ekosistem digital dan memperkuat posisinya di industri hiburan berbasis streaming.

Melalui platform FolaPlay, IRSX menjadi mitra over-the-top (OTT) resmi yang bekerja sama dengan TVRI dalam penyelenggaraan dan distribusi tayangan Piala Dunia 2026 di Indonesia. 

Direktur Utama Folago Global Nusantara, Subioto Jingga memaparkan, strategi utama FolaPlay dalam mengkomersialisasikan Piala Dunia 2026 adalah menjadikan momentum tersebut sebagai pintu masuk untuk memperkuat basis pengguna, meningkatkan engagement, serta membangun ekosistem digital hiburan olahraga yang berkelanjutan. 

“Sebagai OTT resmi yang bekerja sama dengan TVRI, FolaPlay tidak hanya menghadirkan akses tayangan pertandingan, tetapi juga pengalaman menonton yang mudah, legal, berkualitas, dan relevan bagi masyarakat Indonesia," ujar Subioto kepada Kontan.co.id, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: Ekonom: Platform OTT Berpotensi Raup hingga Rp 3 Triliun dari Siaran Piala Dunia 2026

Dari sisi komersial, FolaPlay akan mengoptimalkan berbagai model monetisasi, mulai dari paket akses premium, kerja sama sponsorship, iklan digital, integrasi brand activation, hingga peluang bundling dengan mitra telekomunikasi dan ekosistem digital Grup Folago.

Ia menjelaskan, positioning FolaPlay di pasar streaming Indonesia adalah sebagai platform OTT lokal yang mampu menghadirkan konten olahraga kelas dunia dengan pendekatan yang dekat dengan penonton Indonesia. 

“Kami ingin FolaPlay dikenal bukan sekadar sebagai aplikasi untuk menonton Piala Dunia, tetapi sebagai destinasi hiburan digital yang inklusif, terpercaya, dan kompetitif," jelasnya, 

Dalam pelaksanaannya, IRSX menargetkan beberapa sumber pendapatan utama dari penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Pendapatan tersebut berasal dari layanan berlangganan (subscription), iklan digital, serta penjualan hak siar untuk kegiatan nonton bareng (nobar) di kafe dan restoran.

IRSX juga menargetkan mampu menjaring hingga 5 juta pelanggan (subscriber) FolaPlay selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. 

Baca Juga: Folago Global (IRSX) Siapkan OTT FolaPlay untuk Menonton Siaran Piala Dunia 2026

Untuk mencapai target tersebut, IRSX menggandeng sejumlah mitra strategis. Selain TVRI sebagai pemegang hak siar yang memiliki jangkauan nasional luas, distribusi pengguna juga akan diperkuat melalui kolaborasi dengan Surge/WIFI dan Telkomsel.

"Surge/WIFI mendukung dari sisi ekosistem digital, infrastruktur, dan kanal distribusi kepada basis pengguna internet yang relevan. Sementara Telkomsel memberikan nilai tambah melalui potensi bundling, akses pelanggan yang luas, serta integrasi layanan digital dan telekomunikasi," jelas Subioto.

Kolaborasi tersebut tidak hanya berfungsi untuk memperluas jangkauan pengguna, tetapi juga membuka peluang monetisasi yang lebih besar melalui iklan, sponsorship, paket akses, hingga berbagai kerja sama komersial lainnya.

Lebih jauh, Subioto memandang Piala Dunia 2026 bukan sekadar proyek jangka pendek. Perusahaan telah menyiapkan strategi pasca-turnamen untuk mempertahankan pengguna yang masuk ke dalam ekosistem FolaPlay.

Strategi monetisasi lanjutan FolaPlay akan difokuskan pada transformasi platform menjadi aplikasi OTT hiburan yang menayangkan dan mendistribusikan berbagai macam konten film, mulai dari film pendek, film layar lebar, hingga drama pendek. 

“Momentum Piala Dunia 2026 menjadi tahap awal akuisisi pengguna secara masif, sementara retensi jangka panjang akan dibangun melalui penyediaan katalog konten yang variatif, relevan, dan diperbarui secara berkala,” tandasnya. 

Baca Juga: Folago (IRSX) Kantongi Izin OTT Piala Dunia 2026, Gandeng TVRI dan Surge (WIFI)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×