kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Link Net (LINK): Proses due diligence akuisisi saham masih berjalan sampai sekarang


Jumat, 06 November 2020 / 17:43 WIB
Link Net (LINK): Proses due diligence akuisisi saham masih berjalan sampai sekarang
ILUSTRASI. perusahaan penyedia jasa internet PT Link Net Tbk. Foto Dok Link Net


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Link Net Tbk (LINK) menyebutkan saat ini proses uji tuntas atau due diligence untuk akuisisi saham mayoritas LINK, masih terus berjalan.

Marlo Budiman, Presiden Direktur dan CEO LINK menyebutkan saat ini sedang menjajaki beberapa investor potensial. "Namun kami tidak bisa komen siapa saja kandidatnya serta bagaimana timelinenya. Yang bisa disampaikan, proses due diligence tersebut masih berlangsung sampai sekarang," jelas Marlo pada saat paparan publik LINK yang berlangsung virtual, Jumat (6/11).

Sebagai informasi, LINK mengungkapkan bahwa Grup Lippo melalui First Media dan perusahaan private equity global CVC Capital Partners via Asia Link Dewa Pte akan melepas seluruh kepemilikan saham di perusahaan penyedia tv kabel, LINK dan berpotensi meraih dana lebih dari Rp 4 triliun.

Baca Juga: Link Net (LINK) targetkan pendapatan bertumbuh sampai 9% di akhir tahun 2020

Sebanyak empat investor sudah dalam proses uji tuntas (due dilligence) untuk mengakuisisi mayoritas saham LINK. Empat investor tersebut berasal dari dua perusahaan Malaysia dan dua perusahaan Jepang. Aksi ini melanjutkan divestasi Grup Lippo yang sebelumnya batal terlaksana dengan PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) milik Grup MNC.

Marlo menambahkan, para investor ini merupakan investor potensial yang bergerak di bidang yang sama dengan LINK. Pihaknya sendiri berharap pada akhir 2020, proses tersebut bisa selesai. "Target selesainya semoga bisa akhir tahun 2020," imbuh dia.

Selanjutnya: Link Net (LINK) ketiban berkah dari PSBB Jakarta jilid II

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×