kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Lion Air tawarkan dua opsi kepada penumpang


Jumat, 09 Januari 2015 / 22:15 WIB
ILUSTRASI. Indonesia hanya punya waktu 13 tahun untuk memanfaatkan bonus demografi.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Syamsul Azhar

JAKARTA. Butunt pembekuan izin terbang di sejumlah rute, PT Lion Air bersiap menawarkan dua solusi bagi penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket di rute tersebut. Opsi pertama adalah mengalihkan penerbangan mereka ke maskapai lain, dan opsi kedua mengembalikan uang untuk pembelian tiket alias refund. 

Hal ini disampaikan Direktur Umum PT Lion Air Edward Sirait kepada KONTAN, Jumat (9/1). Hanya saja sebelum memutuskan dua opsi tersebut, saat ini manajemen Lion Air tengah mengirim tim ke Kementerian Perhubungan untuk memastikan duduk permasalahan yang dihadapi maskapai milik politisi Partai Kebangkitan Bangsa Rusdi Kirana ini.

Seperti kita ketahui, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan Jumat (9/1) mengumumkan adanya pelanggaran izin oleh maskapai yakni , Lion Air 35 pelanggaran, Wings Air 18 pelanggaran, Trans Nusa satu pelanggaran dan Susi Air satu pelanggaran.

Sebagai catatan, Lion Air adalah sister company Wings Air dalam Grup Lion. Jika pelanggaran rute keduanya digabungkan, total menjadi 53 pelanggaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×