kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Lion: Biaya avtur Halim lebih mahal dari Soetta


Rabu, 04 Desember 2013 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Promo Antar Jemput Traveloka s.d 31 Juli 2022, Dapatkan Diskon Hingga Rp10.000


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengaku keberatan dengan pemindahan penerbangan dari Soekarno Hatta (Soetta) ke bandara Halim Perdanakusuma. Alasan utamanya di karenakan biaya avtur (bahan bakar pesawat) di Halim lebih mahal dari Soekarno Hatta.

"Avtur harganya beda, lebih mahal di Halim," ujar Edward Sirait, Rabu (4/12).

Edward menjelaskan alasan avtur di Halim lebih mahal karena ada biaya distribusi transportasi pipa yang menghubungkan pesawat dengan avtur. Dengan lebih mahalnya biaya avtur, dari segi bisnis, Lion Air mengaku rugi.

"Naik 10 perak aja kita berasa. Kapasitasnya dikasih apa," ungkap Edward.

Edward menjelaskan saat ini biaya avtur di Soekarno Hatta hanya Rp 10.000 per liter. Namun hingga kini pihak Lion Air belum tahu jumlah angka persisnya dengan penambahan biaya transportasi untuk distribusi avtur di bandara Halim.

"Biaya transportasi yang belum diberitahu, yang jelas beda," jelas Edward.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×