kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.035   45,00   0,25%
  • IDX 5.873   -113,12   -1,89%
  • KOMPAS100 763   -18,32   -2,34%
  • LQ45 583   -12,03   -2,02%
  • ISSI 203   -3,37   -1,63%
  • IDX30 330   -6,18   -1,83%
  • IDXHIDIV20 410   -5,48   -1,32%
  • IDX80 87   -1,95   -2,19%
  • IDXV30 111   -1,67   -1,48%
  • IDXQ30 107   -1,52   -1,40%

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung, Targetnya Beroperasi Agustus 2026


Rabu, 08 Juli 2026 / 19:14 WIB
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung, Targetnya Beroperasi Agustus 2026
ILUSTRASI. Jakpro menargetkan LRT Jakarta Fase 1B memasuki tahap operasional pada Agustus 2026, seiring dengan penyelesaian tahapan konstruksi. (Dok/PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT))


Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) mengungkap proses pengangkatan girder terakhir pada pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai telah tuntas. Ini menandai rampungnya salah satu tahapan konstruksi dalam pembangunan LRT Jakarta Fase 1B.

Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin mengatakan girder terakhir tersebut terpasang di atas area Double Double Track (DDT) Manggarai, yang menjadi salah satu titik paling kritikal dalam keseluruhan proyek.

Dengan terpasangnya girder terakhir ini, seluruh rangkaian pekerjaan pengangkatan girder di sepanjang koridor Velodrome–Manggarai kini telah tersambung 100%.

Baca Juga: Libur Sekolah 2026, PHRI: Okupansi Hotel Naik hingga 30% dari Periode Normal

Menurut Iwan, area DDT Manggarai sejak awal menjadi perhatian khusus karena berada tepat di atas jalur kereta eksisting dengan intensitas operasional yang tinggi. 

"Pelaksanaan pengangkatan girder di kawasan ini membutuhkan perencanaan yang matang, koordinasi lintas instansi, serta pemanfaatan working window yang terbatas agar tetap selaras dengan operasional perkeretaapian yang terus berjalan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (8/7/2026).

Rampungnya seluruh pekerjaan pengangkatan girder ini disebut memperkuat progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang hingga minggu keempat Juni 2026 telah mencapai 94,061%.

Iwan bilang, tahapan berikutnya akan difokuskan pada penyelesaian pekerjaan lanjutan dan penguatan kesiapan operasional, sebagai bagian dari upaya memastikan LRT Jakarta Fase 1B dapat memasuki tahap operasional sesuai target yang telah ditetapkan. 

Baca Juga: Perusahaan Jasa Tambang Tunggu Revisi RKAB, Prospek Semester II-2026 Masih Menantang

Diketahui, Jakpro menargetkan LRT Jakarta Fase 1B memasuki tahap operasional pada Agustus 2026, seiring dengan penyelesaian tahapan konstruksi dan kesiapan sistem secara menyeluruh.

Setelah beroperasi secara penuh, pengoperasian LRT Jakarta Fase 1A dan 1B secara kolektif ditargetkan mampu melayani hingga 18 juta penumpang pada tahun 2028.

Selain memperkuat konektivitas antar kawasan, sistem transportasi publik berbasis listrik ini juga diproyeksikan berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon perkotaan hingga 2.927.250 ton CO2.

“Kami berkomitmen penuh untuk menuntaskan proyek ini sesuai target. Ini bukan semata soal penyelesaian konstruksi, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin terintegrasi, andal, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta,” imbuh Iwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×