kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Masih ada 200 industri mainan belum peroleh SNI


Jumat, 11 April 2014 / 17:15 WIB
Masih ada 200 industri mainan belum peroleh SNI
ILUSTRASI. Resep Ayam Goreng Lengkuas (Youtube/indoculnaire hunter)


Reporter: Handoyo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Penerapan SNI (Standar Nasional Indonesia) wajib untuk mainan tinggal menunggu hari. Meski demikian, masih ada 200 industri mainan dalam negeri yang belum mendapatkan SNI tersebut.

"Kita harus kita bantu mereka bagaimana cara penuhi SNI. Posisi dari kebijakan SNI wajib ini untuk kepentingan industri domestik sendiri," kata Bayu Krisnamurthi Wakil Menteri Perdagangan, Jumat (11/4).

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menetapkan per 30 April ini SNI wajib untuk mainan sudah berlaku. Tidak hanya bagi mainan impor, namun SNI wajib untuk mainan tersebut juga berlaku untuk produk buatan dalam negeri.

Sekedar gambaran saja, volume ekspor mainan sepanjang 2012 tercatat 31,72 juta kilogram (kg) senilai Rp 3,8 triliun. Sementara itu, volume impor mainan mencapai 41,82 juta kg, dan nilainya US$ 138,11 juta, setara Rp 1,6 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×