kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Masih Jauh dari Target, Penjualan Motor Listrik Baru Mencapai 66.000 Unit


Rabu, 29 November 2023 / 15:52 WIB
Masih Jauh dari Target, Penjualan Motor Listrik Baru Mencapai 66.000 Unit
ILUSTRASI. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui realisasi penjualan motor listrik masih rendah. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui realisasi penjualan motor listrik masih rendah. 

Budi melaporkan, hingga September 2023, realisasi penjualan motor listrik baru mencapai 66.000 unit kendaraan. Jumlah tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 200.000 kendaraan listrik di tahun 2023. 

Selain itu, realiasi konversi motor listrik juga rendah hanya mencapai 191 motor dari target motor terkonversi pada tahun ini mencapai 50.000 unit. 

Baca Juga: Optimalkan Kendaraan Listrik, Impor Minyak Bisa Ditekan 30 juta Barel Per Tahun

"Masih dibutuhkan kerjasama dan upaya lebih besar dari seluruh stakeholder," kata Budi dalam agenda Inabuyer EV Expo di Smesco, Rabu (29/11). 

Budi mengatakan saat ini pemerintah terus berupaya mempercepat realiasi target tersebut. Salah satunya dengan mengimplementasikan Inpres No 7 Tahun 2022 yang mengamanahkan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan pemerintah pusat dan daerah. 

Upaya tersebut dilakukan juga dalam rangka mendorong industri kendaraan listrik (EV) lebih berkembang di dalam negeri. 

"Diharapkan ini bisa menjadi peluang untuk memaksimalkan utilisasi dari kapasitas produksi, industri kendaraan bermotor listrik dalam negeri, dan guna mewujudkan target industri otomotif," kata Budi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×