kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45947,15   -9,97   -1.04%
  • EMAS977.000 -1,21%
  • RD.SAHAM -1.34%
  • RD.CAMPURAN -0.36%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.03%

Mediloka Hermina (HEAL) Sudah Serap Capex Rp 300 Miliar di Kuartal I 2022


Jumat, 27 Mei 2022 / 17:42 WIB
Mediloka Hermina (HEAL) Sudah Serap Capex Rp 300 Miliar di Kuartal I 2022
ILUSTRASI. Mediloka Hermina (HEAL) sudah menyerap belanja modal atau capex Rp 300 miliar hingga kuartal I 2022.


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten rumah sakit, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) mengalokasikan belanja modal atau capex sebesar Rp 1 triliun di tahun ini. Sampai kuartal I 2022, penggunaan capex HEAL telah mencapai Rp 300 miliar.

Direktur HEAL Aristo Setiawidjaja mengatakan, penggunaan capex itu digunakan untuk pembangunan dan pembukaan rumah sakit baru. “Capex juga kami gunakan untuk pengembangan rumah sakit yang eksisting serta juga penambahan equipment,” kata Aristo saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (27/5).

Soal ekspansi penambahan jaringan rumah sakit baru, HEAL berencana membangun sekitar 3-4 rumah sakit baru di Aceh, Tasikmalaya dan Ciawi.

Sementara itu, pembangunan satu rumah sakit di Soerang, Bandung juga telah rampung dan telah beroperasi di tahun 2022. Kemudian, Rumah Sakit Hermina di Tasikmalaya saat ini sedang dalam proses  pembangunan.

“Rencananya Hermina di Tasikmalaya akan dibuka pada semester kedua 2022. Selain itu, Hermina akan menambah satu rumah sakit lagi di tahun 2022,” jelasnya.

Baca Juga: Medikaloka Hermina (HEAL) Siapkan Capex Rp 1 Triliun Tahun ini

Tak cuma itu, Hermina juga berencana mengakuisisi satu rumah sakit tahun ini. Aristo bilang, saat ini proses akuisisi itu sedang dalam tahap penjajakan, sehingga perseroan belum dapat menginformasikan lebih lanjut.

Lebih lanjut, HEAL juga menyiapkan sejumlah strategi bisnis setelah masuknya PT Astra International Tbk (ASII) menjadi pemegang saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).

Sebagai informasi, ASII menjadi pemegang saham HEAL melalui aksi korporasi private placement. “Mengenai strategi lainnya di 2022 adalah kolaborasi yang akan Hermina lakukan dengan Astra sebagai pemilik saham minoritas di Astra,” kata dia.

Dengan rencana ekspansi dan strategi bisnis yang disiapkan, HEAL optimistis target pendapatan Rp 5 triliun hingga Rp 5,5 triliun di tahun 2022 bakal terpenuhi.

Sementara itu, target bed occupancy rate (BOR) diharapkan dapat mencapai sekitar 70% hingga akhir tahun 2022. “Saat ini BOR sudah mencapai 60% dan target hingga akhir tahun bisa mencapai di 70%,” ujar Aristo.

Baca Juga: Hermina (HEAL) Berencana Mengakuisisi Satu Rumah Sakit pada Tahun Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×