kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Mendag akui terjadi ketidakseimbangan dalam industri perunggasan


Rabu, 15 September 2021 / 18:07 WIB
Mendag akui terjadi ketidakseimbangan dalam industri perunggasan
ILUSTRASI. Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi virus corona (Covid-19) disebut ikut menekan industri peternakan di Indonesia.

Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi menyebut terjadi ketidakseimbangan dalam industri perunggasan. Salah satunya adalah kenaikan harga jagung dan gandum sebagai pakan ternak.

"Ini menyebabkan ongkos daripada produksi petani atau peternak layer dan broiler ini menjadi sangat tinggi," ungkap Luthfi usai mendampingi pertemuan peternak dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/9).

Sementara itu, Luthfi bilang serapan hasil peternakan menurun akibat pandemi Covid-19. Langkah pengetatan mobilitas membuat restoran dan hotel berhenti beroperasi.

Baca Juga: Neraca dagang Agustus surplus, Mendag: Angkanya luar biasa menyenangkan

Menanggapi hal itu, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian akan menyiapkan langkah untuk menekan harga produksi. Salah satunya adalah upaya subsidi.

"Dalam waktu yang tidak terlalu lama Kemendag dan Kementan akan membuat satu terobosan yang bisa menyeimbangkan sektor daripada perunggasan ini," ujar Luthfi.

Pemerintah menargetkan harga jagung dapat mencapai Rp 4.500 per kilogram (kg) di tingkat peternak. Hal itu diutamakan dilakukan di tiga daerah sentra, yakni Lampung, Blitar, dan Klaten.

Selanjutnya: Bursa aset kripto kemungkinan akan diintegrasikan dengan bursa berjangka yang ada

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×