kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.826   31,00   0,18%
  • IDX 7.845   -484,73   -5,82%
  • KOMPAS100 1.095   -70,66   -6,06%
  • LQ45 796   -37,97   -4,56%
  • ISSI 276   -21,67   -7,28%
  • IDX30 416   -13,98   -3,25%
  • IDXHIDIV20 499   -10,94   -2,15%
  • IDX80 122   -7,22   -5,59%
  • IDXV30 134   -5,07   -3,65%
  • IDXQ30 136   -3,10   -2,23%

Meneg BUMN Jamin PLN dan Pupuk dapat Gas dari Donggi


Selasa, 10 Agustus 2010 / 19:50 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjamin industri pupuk dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendapat jatah gas dari lapangan Donggi Senoro, di Sulawesi Tengah.

Menteri Negara BUMN, Mustafa Abubakar mengatakan minimal 50% dari 30% alokasi gas Donggi Senoro untuk kepentingan domestik disalurkan untuk industri pupuk dan PLN. "Saya akan perjuangkan itu," ujar Mustafa singkat di Istana Negara, Selasa (10/8).

Sedangkan, sisanya nanti akan dipakai untuk lainnya seperti industri keramik dan industri lain yang membutuhkan pasokan gas. Sekadar informasi, pemerintah telah memutuskan hasil pengolahan gas di lapangan Donggi Senoro dibagi untuk ekspor dan keperluan domestik.

Alokasi ekspor sebesar 70%. Sedangkan, alokasi domestik sebesar 30%. Keputusan itu ditetapkan dalam rapat bersama Wakil Presiden Boediono pada Juni lalu.

Namun, Mustafa enggan mengungkapkan berapa harga jual gas yang layak kepada PLN dan industri pupuk. Menurutnya, saat ini masih dalam pembahasan antara pemerintah dan pihak konsorsium pengelola lapangan gas Donggi Senoro yang melibatkan Medco, Pertamina dan Mitsubishi Corp.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×