kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Menkominfo Sebut Aliran Dana Start-up Digital Turun Hingga 60% Tahun Ini


Senin, 12 Desember 2022 / 23:43 WIB
Menkominfo Sebut Aliran Dana Start-up Digital Turun Hingga 60% Tahun Ini
ILUSTRASI. Johnny G Plate


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G. Plate mengatakan, penurunan aliran pendanaan start-up digital di wilayah Asia mencapai 60% (YoY) dan 33% (QtQ) pada triwulan ke-III tahun 2022.

Meski demikian, nilai transaksi sektor fintech Indonesia, dengan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 39%, tertinggi kedua di antara negara-negara G20.

“Performa unggul ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu menyikapi masa pandemi Covid-19 secara progresif sebagai momentum akselerasi digitalisasi sektor jasa keuangan di Indonesia,” kata Johnny dalam pernyataan pers, Senin (12/12).

Dengan CAGR sebesar 15% tahun 2022 hingga 2027 prognosisnya, nilai transaksi sektor fintech global diperkirakan mencapai USD28 triliun pada 2027.

Kondisi optimistik ini turut dialami atau diproyeksikan oleh sektor fintech Indonesia. Nilai transaksi kotor/gross transaction value sektor digital payment berada di kisaran US$266 miliar dan diproyeksikan akan mencapai sekitar US$431 miliar pada 2025 dengan CAGR 17%.

Baca Juga: Menteri Kominfo: GPR adalah Jembatan Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat

Dalam merealisasikan potensi tersebut, pelaku sektor fintech perlu terus berinovasi seiring dengan perkembangan teknologi digital.

Adopsi teknologi pun membutuhkan kolaborasi multipihak, dari sektor industri, pemerintah, serta pemangku kepentingan terkait demi memastikan terwujudkan ekonomi digital nasional yang aman, diadopsi oleh SDM yang cakap, dan memberikan dampak sosial ekonomi yang tepat sasaran, eksponensial, serta berkelanjutan, menuju Indonesia terkoneksi, makin digital makin maju,” kata Johnny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×