kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Menteri PUPR Sebut Tenaga Kerja Asing di Pembangunan IKN Baru Wacana


Rabu, 14 Juni 2023 / 08:12 WIB
Menteri PUPR Sebut Tenaga Kerja Asing di Pembangunan IKN Baru Wacana
ILUSTRASI. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (tengah) berfoto dengan pekerja saat meninjau pembangunan IKN


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan, isu akan adanya tenaga asing di proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara masih menjadi wacana.

Penggunaan TKA di pembangunan IKN kata Basuki sudah lama Ia usulkan. Namun, Ia tak menyampaikan apa yang membuatnya mengusulkan hal tersebut.

"Wah itu baru wacana kan, sebetulnya sudah lama itu saya usulkan dulu," kata Basuki di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (13/6).

Meski demikian Basuki membantah bahwa wacana tersebut dikarenakan tenaga kerja lokal tak mampu membangun IKN. Hal tersebut terlihat bahwa saat ini proyek IKN dikerjakan oleh tenaga kerja lokal.

Baca Juga: PTPP Raih 7 Kontrak di IKN Senilai Rp 3,75 Triliun

"Enggak lah, ini semua pembangunannya juga orang Indonesia, ngga ada orang asing," imbuhnya.

Menurutnya, tenaga asing dilibatkan untuk mengawasi proyek tersebut secara berselang. Namun kembali ditegaskan bahwa pemerintah belum memutuskan penggunaan tenaga kerja asing untuk proyek IKN.

"Kalau pengawasan kan bisa saja intermittent, tapi belum keputusan, belum diputusin, kan nanti saya yang mutusin," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×