Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai kebutuhan industri, dunia usaha terus memperkuat kerjasama dengan lembaga pendidikan vokasi . Sinergi tersebut untuk mempersempit kesenjangan antara kompetensi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dan kebutuhan dunia kerja.
Terbaru, PT Sharp Electronics Indonesia menggandeng SMKN 35 Jakarta dalam pelaksanaan program Sharp Class. Langkah ini upaya meningkatkan kompetensi siswa SMK agar lebih siap memasuki dunia kerja.
Customer Satisfaction Division Head PT Sharp Electronics Indonesia, Lise Tiasanty mengatakan, melalui program ini, Sharp ingin menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri sehingga peserta didik memiliki bekal yang lebih kuat saat memasuki dunia kerja.
Baca Juga: Aman Agrindo (GULA) Menilai, Benih Unggul Penting untuk Dukung Swasembada Gula
"Pendidikan vokasi merupakan fondasi penting dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing. Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri sehingga para siswa memiliki bekal yang lebih kuat untuk memasuki dunia kerja," ujar Lise, Kamis (30/7).
Sharp Class sendiri telah berjalan sejak 2012 dan kini diterapkan di 28 SMK di berbagai daerah di Indonesia. Hingga saat ini, sebanyak 923 siswa telah mengikuti program tersebut. Sekitar 10% lulusannya bergabung sebagai karyawan PT Sharp Electronics Indonesia, sementara sisanya bekerja di berbagai perusahaan maupun menjalankan usaha mandiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
