kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.094   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.216   29,92   0,48%
  • KOMPAS100 816   4,51   0,56%
  • LQ45 621   1,96   0,32%
  • ISSI 215   0,78   0,36%
  • IDX30 349   0,72   0,21%
  • IDXHIDIV20 431   0,93   0,22%
  • IDX80 93   0,44   0,47%
  • IDXV30 118   0,52   0,44%
  • IDXQ30 112   0,10   0,09%

Catur Sentosa Adiprana (CSAP) Catat Penjualan Rp 9,19 Triliun pada Semester I-2026


Jumat, 31 Juli 2026 / 11:59 WIB
Catur Sentosa Adiprana (CSAP) Catat Penjualan Rp 9,19 Triliun pada Semester I-2026
ILUSTRASI. Mitra10 milik PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (DOK/CSAP)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang semester I-2026. 

Kenaikan penjualan berhasil mendorong peningkatan laba bersih yang melonjak signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Mengutip siaran pers yang diterima pada Jumat (31/7), CSAP mencatatkan penjualan konsolidasi sebesar Rp 9,19 triliun pada semester I-2026, naik 10,11% dibandingkan Rp 8,35 triliun pada semester I-2025.

Segmen distribusi masih menjadi kontributor utama dengan menyumbang sekitar 60% terhadap total penjualan. Penjualan dari segmen ini mencapai Rp 5,50 triliun, meningkat sekitar 12% secara tahunan.

Baca Juga: Laba Bersih Chitose Internasional Tbk (CINT) Melonjak 384% di Semester I-2026

Sementara itu, segmen ritel modern berkontribusi sekitar 40% terhadap total penjualan dengan membukukan penjualan Rp 3,60 triliun atau tumbuh sekitar 7,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di lini ritel, penjualan Mitra10 meningkat sekitar 8% dengan pertumbuhan same store sales growth (SSSG) sebesar 6%. Adapun penjualan distribusi bahan bangunan naik sekitar 14%, sedangkan penjualan distribusi produk fast moving consumer goods (FMCG) meningkat sekitar 10%.

Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba kotor CSAP naik 8% menjadi Rp 1,50 triliun pada semester I-2026, dibandingkan Rp 1,38 triliun pada posisi yang sama tahun sebelumnya. 

Peningkatan kinerja juga tercermin pada laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Pada semester I-2026, laba bersih mencapai Rp 97 miliar, melonjak sekitar 273,08% dibandingkan Rp 26 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Mark Dynamics (MARK) Catat Laba Bersih Rp 183,9 Miliar pada Semester I-2026

Dengan capaian tersebut, laba per saham dasar (earnings per share/EPS) meningkat menjadi Rp 17 per saham dari Rp 4,6 per saham pada semester I-2025, atau naik sekitar 269,57% secara tahunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×