kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Merpati rombak tampilan website


Rabu, 25 Juli 2012 / 13:58 WIB
ILUSTRASI. OPPO Reno6 akan resmi diperkenalkan di Indonesia pada bulan Juli mendatang.


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) menargetkan kenaikan penjualan tiket langsung (direct sales) dari semula 20% dari pendapatan menjadi 40% di semester II 2012. Untuk mewujudkannya, perseroan akan memperbarui tampilan dan performa website terhitung mulai 19 Juli lalu.

Saat ini Merpati membukukan pendapatan sekitar Rp 170 miliar per bulan. Sebesar 20% atau Rp 34 miliar berasal dari penjualan langsung, sedangkan sisanya melalui agen resmi yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kami harapkan, dengan perbaikan sistem online, penjualan tiket lewat direct sales naik menjadi 40% bisa tercapai," ujar R.A. Junaedi, Wakil Presiden Marketing Merpati, Rabu (25/7).

Sedangkan khusus untuk porsi penjualan tiket online, Merpati menargetkan kenaikan proporsi 8% menjadi 15%. "Kenaikan tersebut cukup rasional, mengingat fasilitas penjualan online menjadi primadona saat ini," jelas Junaedi.

Website Merpati akan tampil dengan gaya metro yang dinamis dan kontras yang menggambarkan paduan warna perusahaan. Juga akan terdapat fitur-fitur seperti destinasi favorit, kalender peristiwa dan sistem integrasi perbankan untuk pembayaran.

Sejak beroperasi pada 19 Juli lalu, pengunjung website merpati menunjukkan kenaikan yang signifikan. Hingga 21 Juli 2012, tercatat 65.960 orang yang telah mengakses.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×