kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

PTDI berharap suntikan modal negara turun Juli ini


Kamis, 19 Juli 2012 / 16:52 WIB
PTDI berharap suntikan modal negara turun Juli ini
ILUSTRASI. Hermina Tower - RS Hermina PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)


Reporter: Melati Amaya Dori, Nur Ramdhansyah A | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) berharap, dana penyertaan modal negara (PMN) yang telah disetujui pemerintah sebesar Rp 1 triliun bisa segera cair pada bulan Juli 2012 ini.

Hal tersebut disampaikan Andi Alisjahbana, Direktur Aerostruktur PTDI di Jakarta, Kamis (19/7). Andi bilang, perseroan sebelumnya mengusulkan dana PMN sebesar Rp 2 triliun, tetapi yang disetujui pemerintah baru Rp 1 triliun saja.

Ia bilang, dana PMN tersebut akan digunakan untuk menambah kapasitas produksi pesawat. "Dana itu sangat diperlukan juga untuk menambah kapasitas produksi pesawat, dan membeli mesin pesawat," ujar Andi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ia menjelaskan, sekitar 60% dana sebesar Rp 1 triliun tersebut akan digunakan juga sebagai belanja modal perseroan. Namun begitu, perseroan masih berharap adanya dana tambahan dari pemerintah agar bisa memproduksi 30.000 komponen pesawat terbang.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menolak memberikan dana tambahan kepada PTDI tersebut. "Tidak ada lagi PMN untuk PTDI," tegas Dahlan saat menghadiri kerja sama antara PTDI dengan PT Merpati Nusantara Airlines.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×