kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Meski Bangun Pabrik di Batam, Apple Belum Peroleh Izin Edar iPhone 16


Rabu, 08 Januari 2025 / 16:06 WIB
Meski Bangun Pabrik di Batam, Apple Belum Peroleh Izin Edar iPhone 16
ILUSTRASI. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang bilang izin edar untuk iPhone 16 belum akan diberikan


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) belum akan menerbitkan izin edar penjualan iPhone 16 meski Apple berencana membangun pabrik di Batam.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, komitmen investasi Apple untuk pembangunan pabrik Airtag di Batam belum memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi produsen perangkat Handphone, Komputer Genggam, dan Tablet (HKT).

"Airtag ini merupakan aksesoris, bukan merupakan komponen atau bagian dari HKT dalam hal ini mobile," ujar Agus, Rabu (8/1).

Agus menegaskan, sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 29 Tahun 2017, ketentuan minimum TKDN diwajibkan bagi seluruh produsen HKT untuk bisa memperoleh sertifikasi TKDN dan izin edar.

Baca Juga: Kemenperin Berencana Revisi Aturan TKDN ke 40%, Apple Siap?

"Kalau kita lihat dari aturannya, belum bisa atau belum boleh. Tidak bisa, tidak ada dasarnya Kemenperin mengeluarkan sertifikasi TKDN dalam rangka Apple bisa memiliki izin edar karena tidak ada keterkaitannya langsung," tegas Agus.

Agus melanjutkan, negosiasi rencana investasi oleh Apple dilakukan melalui dua jalur yakni dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Investasi.

Adapun, kesepakatan antara Apple dan Kementerian Investasi untuk pembangunan pabrik AirTag menjadi bagian terpisah dari skema investasi yang ditawarkan oleh Kemenperin.

Meski demikian, Agus mengapresiasi komitmen investasi yang disampaikan Apple. Menurutnya, investasi ini pun akan berdampak bagi sektor manufaktur Indonesia.

Seperti diketahui, Apple telah menyampaikan rencana investasi kepada Kementerian Investasi senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun untuk pabrik AirTag di Batam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×