kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.111   61,00   0,34%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Microsoft: Indonesia masuk yang terekspos malware


Kamis, 07 September 2017 / 17:08 WIB


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Microsoft Asia Pasific Kamis (7/9) merilis temuan regional dari Laporan Security Intelligence (SIR), Volume 22. Dalam laporan tersebut dirinci beberapa negara di Asia Pasifik yang paling terekspos oleh program berbahaya. Patut waspada, Indonesia masuk dalam daftar tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Microsoft Asia Pasific mencatat bahwa Januari-Maret, sebanyak satu dari empat komputer di Bangladesh, Kamboja dan Indonesia yang menjalankan produk keamanan real-time Microsoft, mendeteksi adanya serangan malware.

Berikut empat praktik terbaik versi Microsoft Asia Pasific untuk meminimalisir risiko siber dan tetap bertahan dalam lanskap ancaman yang selalu berubah:

- Jangan bekerja di hotspot Wi-Fi umum tempat penyerang dapat “mengintip” komunikasi digital, menangkap detil login dan kata sandi, serta mengakses data pribadi.

- Teratur memperbarui sistem operasi dan program perangkat lunak lainnya untuk memastikan patch terbaru telah diinstal. Hal ini dapat mengurangi risiko eksploitasi kerentanan.

- Mengurangi risiko kompromi kredensial dengan mendidik pengguna tentang mengapa mereka harus menghindari kata kunci sederhana dan menerapkan metode otentikasi multi faktor, seperti satu dari Azure Multi-Factor Authentication (MFA).

- Terapkan kebijakan keamanan yang mengontrol akses kepada data sensitif dan membatasi akses jaringan perusahaan ke pengguna, lokasi, perangkat, dan sistem operasi yang sesuai. Kebijakan ini dapat secara otomatis memblokir pengguna tanpa otorisasi yang tepat atau menawarkan saran yang mencakup pengaturan ulang kata sandi dan penegakan autentikasi multi-faktor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×