kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Model kerja sama pesan-antar makanan online saling menguntungkan


Rabu, 24 Maret 2021 / 08:53 WIB
ILUSTRASI. Genap satu tahun mendukung UMKM kuliner untuk #MelajuBersamaGojek, GoFood memaparkan komitmennya


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Dalam berbagai literasi disebutkan bahwa kerja sama seperti ini memberikan sejumlah keuntungan terutama bagi pelaku usaha. Salah satunya mampu menjangkau pasar yang lebih luas dengan menghemat biaya promosi.

Selain itu pemilik barang bisa hemat biaya pelayanan sehingga bisa fokus pada peningkatan kualitas barang.

Pemilik Inari Kitchen, Andrew Wijaya yang memiliki kemitraan dengan beberapa aplikasi, GoFood, GrabFood, dan ShopeFood mengaku di masing-masing aplikasi berlaku sistem pembayaran komisi

Baca Juga: Ini tanggapan mitra GoFood soal skema komisi baru

Menurut Andrew, penerapan komisi merupakan sebuah praktik yang wajar tidak ada bedanya dengan biaya jasa yang dibayarkan oleh pemilik barang dagangan ke pemilik lapak konvensional untuk kemudian dibantu dijual kepada masyarakat umum.

“Apalagi di masa pandemi ini saya semakin mengandalkan platform online karena memberi kemudahan dalam menjangkau konsumen,” lanjut Andrew.

Andrew melihat komisi yang dibayarkan kepada pemilik platform sebagai biaya pemasaran yang mendukung akses ke pasar yang lebih luas. Selain itu juga disalurkan lewat subsidi saat mengikuti promo di aplikasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×