kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

MPN angkat bicara soal larangan cantrang


Kamis, 13 Juli 2017 / 18:23 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Nimmi Zulbainarni, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) menyatakan cantrang bukan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Cantrang berbeda dengan trawls yang merusak dasar laut.

"Penggunaan cantrang hanya perlu diatur lubang kailnya," ujar Nimmi kepada KONTAN, Kamis (13/7).

Ukuran lubang kail pun berbeda setiap daerah tergantung tangkapannya. Karena ada daerah yang mengincar jenis ikan yang ukurannya kecil.

Seluruh alat tangkap dapat menjadi perusak lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Bagian terpenting adalah pengawasan dan itu bukan menjadi tugas nelayan melainkan pemerintah.

Pemerintah telah melarang penggunaan cantrang untuk menangkap ikan. Alasannya pelarangan tersebut adalah cantrang dinyatakan sebagai alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Penggunaan cantrang hanya diperbolehkan hingga akhir 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×