CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Musim Kering Berkepanjangan, Produksi Beras Thailand Menyusut


Kamis, 10 Juni 2010 / 10:19 WIB


Reporter: Femi Adi Soempeno,

BANGKOK. Eksportir beras terbesar di dunia, Thailand, kini harus menghadapi gagal panen pada musim panen mendatang sekaligus krisis air lantaran musim kering yang berkepanjangan yang paling buruk dalam dua dekade terakhir.

Chancai Rakthananon, presiden Thai Rice Mills Association mengatakan, produksi beras dalam siklus panen per Agustus 2010 mendatang bisa anjlok menjadi 2 juta ton. Padahal, prediksi semula, produksi beras dari Negeri Gajah Putih itu akan mencapai 5 juta ton.

"Saat ini tidak hujan, padahal jatahnya musim hujan," kata Angsumal Sunalai, Dirjen Thai Meteorological Department.

Thailand memproduksi sekitar 20 juta ton beras saban tahunnya dalam dua hingga empat siklus panenan. Dari produksi itu, Thailand mengekspor 9 juta ton; dan sisanya diseraop oleh pasar domestik.

Pemerintah tetap menjaga persediaan berasnya sekitar 10% dari total produksi untuk menstabilkan harga. Dus, kekeringan ini tidak akan menyebabkan kurang pangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×