kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Nasib 17 blok migas tunggu Permen ESDM


Rabu, 04 Februari 2015 / 07:17 WIB
Konsumen belanja melalui marketplace atau situs belanja online/daring di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Azis Husaini | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berjanji, pada pertengahan tahun 2015 ini,  aturan perpanjangan kontrak blok migas baru sudah bisa terbit. Kelak, seluruh blok migas yang kontraknya habis akan merujuk pada aturan menteri itu.  

Saat ini, ada 17 blok migas yang akan habis kontraknya antara 2017-2019, yakni, Blok Gebang (berakhir 2015), Blok Offshore North West Java (berakhir 2017), Blok Lematang (berakhir 2017), Blok Warim (berakhir 2017), Blok Mahakam  (berakhir 2017), Blok Attaka (berakhir 2017), Blok Tuban (berakhir 2018).

Blok Ogan Komering (berakhir 2018), Blok Sanga-sanga (berakhir 2018), Blok Southeast Sumatra (berakhir 2018), Blok B (berakhir 2018), Blok NSO (berakhir 2018), Blok Tengah (berakhir 2018), Blok East Kalimantan (berakhir 2018), Blok Pendopo dan Raja (berakhir 2019), Blok Bula (berakhir 2019), Blok Seram Non Bula (berakhir 2019).

Pelaksana Tugas Dirjen Migas IGN Wiratmadja bilang, saat ini aturannya sedang dalam proses. "Targetnya tahun ini sudah final di Kementerian ESDM, nanti tinggal diteruskan di level atas," ungkap dia dalam rilis, Selasa (3/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×