kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Nindya Karya Tuntaskan Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Empat Provinsi


Selasa, 14 Juli 2026 / 17:04 WIB
Nindya Karya Tuntaskan Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Empat Provinsi
ILUSTRASI. Nindya Karya Tuntaskan Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat (Dok. Nindya Karya/Nindya Karya)


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nindya Karya menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 20 kabupaten dan kota yang berada di empat provinsi seiring dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk peserta didik Tahun Ajaran 2026/2027.

Direktur Utama Nindya Karya, Firmansyah mengatakan rampungnya proyek tersebut menandai selesainya pembangunan infrastruktur pendidikan yang menjadi bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan, termasuk di sejumlah wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

"Kami bersyukur pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi amanah pemerintah kini telah memasuki tahap pemanfaatan," kata Firmansyah dalam keterangannya, Selasa (14/7).

Penyelesaian proyek Sekolah Rakyat dikerjakan Nindya Karya, kata Firmansyah, tersebar di empat provinsi. Yakni Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Maluku.

Baca Juga: Strategi Total Bangun Persada (TOTL) Jaga Margin Proyek di Tengah Pelemahan Rupiah

Secara rinci, lokasinya meliputi Kabupaten Bone, Kabupaten Sinjai, Kota Makassar, Kabupaten Takalar, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan dan Kota Pasuruan.

Kemudian, Kabupaten Pasuruan, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi, Kota Tual, serta Kabupaten Maluku Tengah.

Ia menambahkan, perseroan memastikan seluruh proses pembangunan dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu sehingga seluruh fasilitas dapat langsung dimanfaatkan sejak hari pertama kegiatan belajar mengajar.

Kawasan sekolah rakyat tersebut dilengkapi dengan gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, rumah susun guru, asrama siswa, kantin, masjid, gedung ibadah, hingga gedung serbaguna. Seluruh kawasan, lanjut dia, didukung sistem pengelolaan lingkungan yang dirancang untuk mendukung keberlanjutan.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Industri Konstruksi Masuk Fase Kritis Akibat Harga Material Melonjak

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan infrastruktur pendidikan.

"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul serta mendukung pemerataan akses pendidikan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×